JEPANG. A1 MEDIA – Riris Rifkiyah Alfitriyah, mahasiswi Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) Program Studi Digitalneuropsikologi Batch 6, berhasil meraih juara I dalam lomba menulis jurnal menggunakan bahasa Jepang yang diselenggarakan oleh Tokutei Shien Kikan (TSK) Hitosora.,Selasa (14/01/2024).
Tokutei Shien Kikan merupakan lembaga pendukung yang ditunjuk oleh pemerintah Jepang untuk memberikan bantuan dan bimbingan kepada pekerja asing dengan visa Specified Skilled Worker (SSW).
Lembaga ini memiliki peran penting dalam membantu pekerja asing menyesuaikan diri dengan aturan di tempat kerja dan kehidupan di Jepang.
Dalam keterangannya, Riris mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini. Baginya, perlombaan ini memberinya kesempatan untuk mendalami bahasa Jepang secara lebih mendalam sekaligus menambah wawasan budaya.
Ia juga menyebut bahwa proses menulis jurnal tersebut menjadi momen reflektif yang memberinya banyak pelajaran baru.
“Sebagai orang Indonesia, menang lomba jurnal bahasa Jepang ini jadi pengalaman berharga buatku. Rasanya senang, tapi juga sadar masih banyak yang harus dipelajari. Semoga ini bisa jadi motivasi untuk terus belajar dan berkembang,” ujarnya.
Riris juga membagikan pengalaman pribadinya selama mengikuti lomba. Ia menyampaikan perlombaan ini menjadi pengalaman yang berharga untuknya.
“Sukanya, bisa belajar lebih dalam tentang bahasa Jepang dan punya pengalaman baru yang berharga. Dukanya, kadang merasa kurang percaya diri karena masih banyak yang harus dipelajari. Tapi dari semua itu, aku sadar kalau prosesnya lebih penting daripada hasil, dan ini jadi pelajaran besar buatku,” tambahnya.
Keberhasilan Riris menjadi bukti bahwa mahasiswa UICI mampu bersaing secara global, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam keterampilan lintas budaya.
Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan keterampilan mereka di tingkat internasional.
Perlu diketahui, Riris saat ini berdomisili di Jepang, tepatnya di Hokkaido. Pendidikan digital yang dikembangkan UICI ini memberinya kesempatan untuk dapat menjalankan perkuliahan sambil bekerja. (*)










