MAROS, A1 MEDIA – Bertempat di Baruga B Kantor Bupati Maros, acara Refreshing Da’i DDI se-Kabupaten Maros diselenggarakan dengan tema “DDI Solid Bersama, Maju Bersama” pada hari Rabu, 27 Sya’ban 1446 H / 26 Februari 2025 M. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Da’wah dan Pengembangan Sosial (LDPS) DDI Kabupaten Maros, dengan tujuan untuk mempererat solidaritas antara warga DDI, khususnya para Dai-da’iah, yang akan berperan aktif dalam dakwah di masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan.
Dalam laporannya, Dr. Haeruddin, M.H., selaku Ketua Lembaga Da’wah DDI Maros, menjelaskan bahwa acara ini dilaksanakan untuk memperkuat persiapan para Dai-da’iah dalam menyongsong Ramadhan dengan strategi dakwah yang lebih matang. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para peserta dapat mengembangkan sikap militansi dan rasa memiliki terhadap DDI, serta tetap berkomitmen untuk berkontribusi dalam kemajuan lembaga Da’wah di Kabupaten Maros.
Ketua Pengurus Daerah DDI (PD DDI) Maros, Muhammad Jamil, S.Ag., dalam sambutannya mengapresiasi berbagai kegiatan dakwah yang telah dilakukan oleh jamaah DDI, baik secara lembaga maupun pribadi. Ia menegaskan pentingnya semangat untuk terus berupaya lebih baik dalam melaksanakan program dakwah. Menurutnya, Refreshing Da’i ini harus dijadikan momentum untuk memperkuat visi bersama dalam berdakwah yang Washatiyah, yakni dakwah yang membawa kesejukan dan kedamaian di tengah masyarakat Maros. Ia juga mengingatkan bahwa hampir seluruh masjid di Maros dihiasi oleh keberadaan warga DDI, dan keberadaan ini harus semakin menonjolkan identitas DDI sebagai bagian dari masyarakat.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang dakwah dan pengembangan organisasi, yaitu Prof. Dr. H. Andi Aderus, Lc., MA., dan Prof. Dr. H. Hamzah Khairiyah, MA. Kedua narasumber membahas dua topik penting, yaitu strategi dakwah yang efektif untuk menyambut Ramadhan, serta strategi kemandirian organisasi DDI yang dapat memperkuat keberlanjutan lembaga ini.
Mereka mengajak seluruh warga DDI untuk tidak hanya fokus pada dakwah, tetapi juga pentingnya memperkuat fondasi organisasi agar lebih mandiri dan berkelanjutan. Dalam hal ini, penguatan sumber daya manusia dan manajemen organisasi menjadi kunci agar DDI tetap relevan dan mampu memberikan kontribusi positif dalam masyarakat.
Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan para Dai-da’iah semakin siap dalam menjalankan tugas dakwahnya selama bulan Ramadhan dan dapat terus mengembangkan lembaga DDI di Kabupaten Maros dengan semangat kebersamaan, kemandirian, dan keberlanjutan.











