Close Menu
Asatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

PUANG ESA MULAI LANGKAH MENUJU KURSI KETUA GOLKAR MAROS

Oktober 23, 2026

Bongkar Praktik Mafia Tanah Perumahan AMBANI, Lembaga Aliansi Indonesia Kecam Aksi Premanisme Korporasi PT Patiarase Putra Property

Oktober 23, 2026

PWI Sulsel Tetapkan Plt Ketua di Empat Kabupaten untuk Jaga Roda Organisasi

Oktober 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • PUANG ESA MULAI LANGKAH MENUJU KURSI KETUA GOLKAR MAROS
  • Bongkar Praktik Mafia Tanah Perumahan AMBANI, Lembaga Aliansi Indonesia Kecam Aksi Premanisme Korporasi PT Patiarase Putra Property
  • PWI Sulsel Tetapkan Plt Ketua di Empat Kabupaten untuk Jaga Roda Organisasi
  • Peternak Ayam di Kec.Bontoa Maros Diciduk Polisi Terkait Jaringan Sabu
  • DPRD Gowa Segera Proses Pengangkatan Darmawangsyah Muin Jadi Bupati Definitif
  • Golkar Maros Rampungkan Tahapan Musda XI, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 23 Oktober
  • HNSI Maros MUSCAB, Kadis Perikanan Maros semoga ini bisa menjawab Kelangkaan BBM Solar Bagi Nelayan
  • TP-PKK Maros Kunker ke Parepare, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Program
Facebook X (Twitter) Instagram
Asatu MediaAsatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI
Asatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI
Home»INFO DESA»Rabu Kelabu di Mangempang: Jejak Debu dan Darah di Antara Impian yang Terenggut
INFO DESA

Rabu Kelabu di Mangempang: Jejak Debu dan Darah di Antara Impian yang Terenggut

By September 3, 2025
WhatsApp Facebook Copy Link Email
Oplus_16908288
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

MAROS, A1 MEDIA – Kampung Mangempang, Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, seperti banyak desa di Kabupaten Maros, adalah kanvas hijau dan cokelat yang diukir oleh kerja keras dan kesederhanaan. Namun, di balik bukit-bukit kapur yang menjulang, ada raungan lain yang selalu mengikuti irama kehidupan: deru truk-truk tambang, monster kuning yang melaju membelah jalanan desa, membawa serta kekayaan alam, dan kadang, membawa serta duka yang tak terhingga.

Rabu, 3 September 2025. Pagi itu, udara masih menyimpan sisa embun, hangat dan menjanjikan. Muhammad (27) dan Hasnah (25) adalah bersaudara Mereka berdua berboncengan, sepeda motor bebek butut itu setia mengantar mereka mengarungi jalanan berdebu. Mungkin mereka sedang menuju Maros kota untuk bekerja dan mengejar Impian-impian itu, kecil namun berharga, berterbangan di udara seperti debu yang sesekali menemaninya.

Baca Juga:Dukung Program Prioritas Presiden, Mendes Yandri Alokasikan Rp 16 Triliun Dari Dana Desa Untuk Swasembada Pangan

Namun, di salah satu tikungan tajam setelah tanjakan, di tengah jalanan yang sehari-hari mereka lalui dengan hati-hati, takdir berbelok dengan kejam. Raungan mesin diesel yang memekakkan telinga tiba-tiba berubah menjadi jeritan panjang ban yang mengikis aspal, disusul suara hantaman benda keras yang meremukkan. Sebuah truk tambang pengangkut timbunan, si monster kuning bernomor polisi DD 8941 SG, melaju seolah tak terbendung, menabrak apa saja yang menghalangi jalannya.

Beberapa warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi sontak terdiam. Detik berikutnya, jeritan dan teriakan pecah. Mereka berlari, jantung berdebar menumbuk rongga dada, firasat buruk menggelayuti. Ketika tiba, pemandangan itu terasa seperti adegan mimpi buruk yang paling mengerikan. Di tengah kepulan debu yang masih beterbangan, truk kuning itu berdiri kokoh, tanpa goresan berarti di badannya yang raksasa. Namun di bawahnya, di antara roda-roda besar yang kotor, sepeda motor Muhammad dan Hasnah sudah tak berbentuk. Hancur, ringsek, terjepit di bawah baja raksasa.

Baca Juga:Mendes PDT Jelaskan Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2025

Dan di sampingnya… dua sosok tergeletak. Tanpa gerak. Tanpa suara. Laki-laki dan perempuan. Jasmani mereka yang tadi pagi penuh semangat, kini terlukiskan dalam kondisi yang tak terbayangkan. Darah membasahi aspal, bercampur debu dan kerikil. Saksi mata, seorang pria tua dengan wajah pucat pasi, tak kuasa menahan isakannya. “Anaknya orang, Lailaha Illallah, tasimbung simbung otaknya,” ucapnya lirih, berulang kali, suaranya tercekat oleh kengerian yang baru saja ia saksikan. Kepalanya menggeleng-geleng, seolah tak percaya pada apa yang dilihat matanya. Otak yang tadi pagi penuh rencana dan harapan, kini terhambur di jalanan.

Kerumunan warga mulai memadati lokasi. Amarah membara di mata mereka. Bukan kali ini saja insiden serupa terjadi. Truk-truk besar ini, yang harusnya menjadi tulang punggung perekonomian, seringkali menjadi momok maut di jalanan desa mereka yang sempit. Namun, kali ini, ada yang berbeda. Sopir truk kuning itu tidak terlihat. Dalam kepanikan dan gempuran emosi warga yang memuncak, ia memilih melarikan diri, meninggalkan dua nyawa yang direnggutnya, meninggalkan duka yang menganga, dan meninggalkan pertanyaan besar tentang tanggung jawab.

Tak lama kemudian, sirine polisi meraung memecah keheningan yang mencekam. Tim kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Garis kuning dipasang, membatasi warga yang berkerumun dengan tatapan nanar. Kamera merekam, petugas mencatat, mencoba menyusun serpihan-serpihan peristiwa kelam itu. Namun, bagi warga Mangempang, bagi keluarga yang kehilangan, tidak ada data atau rekaman yang bisa mengembalikan tawa Muhammad dan Hasnah. Tidak ada rumus fisika yang bisa menjelaskan mengapa impian sesederhana membeli perlengkapan rumah harus berakhir di bawah roda truk tambang.

Di bawah terik matahari Maros yang mulai meninggi, debu jalanan berpadu dengan air mata. Insiden ini bukan hanya sekadar kecelakaan lalu lintas. Ini adalah pengingat pahit tentang harga yang harus dibayar demi pembangunan, tentang kesenjangan antara ambisi ekonomi dan keselamatan warga. Di Mangempang, Rabu 3 September 2025 akan selalu dikenang sebagai hari kelabu, hari ketika dua impian muda terenggut, meninggalkan jejak debu, darah, dan pertanyaan yang terus menggema: sampai kapan lagi?

Share. WhatsApp Facebook Twitter Email Telegram

Berita Terkait

Deru Mesin Mini di Atas Air: Event Jolloro Mini Jalawaru Cup 2026 Siap Digelar di Kalupenrang, Kec.Bontoa!

Agustus 14, 2026

Era Baru Transparansi: Pemerintah Desa Minasa Upa Buka Penjaringan Kepala Dusun untuk Kalupenrang dan Cambayya

Maret 15, 2026

Transformasi Limbah Plastik: Mahasiswa KKN Ciptakan Spot Foto Ecobrick di Sungai Ujung Minasa Upa

Februari 14, 2026
Top Posts

Puluhan Pedagang UMKM Jalbar Mamminasata Akan Di Tertibkan, Adhy Baskoro: Kami Butuh Dibina, Bukan Dibinasakan!

September 7, 2026506

487 Pengurus Cabang HIMPAUDI se-Kabupaten Maros Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

September 30, 2026171

SD Quratu Ayun Jadi Sekolah Pertama di Maros yang Tertibkan KIA, Sekitar 500 Siswa Terlayani

September 25, 2026154

Retribusi Bahu Jalan Dipersoalkan, Puluhan UMKM Maros Keluhkan Dugaan Tagihan Bulanan Pihak Ketiga, Dishub Diminta Buka Dasar Hukumnya

September 3, 2026142
Don't Miss
DAERAH

PUANG ESA MULAI LANGKAH MENUJU KURSI KETUA GOLKAR MAROS

By A1 MediaOktober 23, 20260

A1 MEDIA MAROS — H. A. Syarifuddin B (Puang Esa) menunjukkan keseriusannya untuk maju sebagai…

Bongkar Praktik Mafia Tanah Perumahan AMBANI, Lembaga Aliansi Indonesia Kecam Aksi Premanisme Korporasi PT Patiarase Putra Property

Oktober 23, 2026

PWI Sulsel Tetapkan Plt Ketua di Empat Kabupaten untuk Jaga Roda Organisasi

Oktober 21, 2026

Peternak Ayam di Kec.Bontoa Maros Diciduk Polisi Terkait Jaringan Sabu

Oktober 20, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

A1 Media
A1 Media

PENERBIT: PT MEDIA MARAK GRUP
AHU: 0001208.AH.01.01 TAHUN 2023
NIB: 3107220006806
NPWP: 85.901.397.1.809.000

Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

PUANG ESA MULAI LANGKAH MENUJU KURSI KETUA GOLKAR MAROS

Oktober 23, 2026

Bongkar Praktik Mafia Tanah Perumahan AMBANI, Lembaga Aliansi Indonesia Kecam Aksi Premanisme Korporasi PT Patiarase Putra Property

Oktober 23, 2026

PWI Sulsel Tetapkan Plt Ketua di Empat Kabupaten untuk Jaga Roda Organisasi

Oktober 21, 2026
Most Popular

Puluhan Pedagang UMKM Jalbar Mamminasata Akan Di Tertibkan, Adhy Baskoro: Kami Butuh Dibina, Bukan Dibinasakan!

September 7, 2026506

487 Pengurus Cabang HIMPAUDI se-Kabupaten Maros Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

September 30, 2026171

SD Quratu Ayun Jadi Sekolah Pertama di Maros yang Tertibkan KIA, Sekitar 500 Siswa Terlayani

September 25, 2026154
© 2026 A1 Media by Asatumedia.
  • Tentang Kami & Karir
  • Copyright
  • Redaksi A1 Media
  • Homepage

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.