Maros,Asatu media— Suara riuh tepuk tangan dan aura kebanggaan melompat Ruang Pola Kantor Bupati Maros, menandai puncak perayaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53. Di tengah semaraknya momentum ini, Desa Patanyamang dan Kelurahan Bontoa tampil sebagai bintang utama, berhasil menyabet predikat juara umum dalam Lomba Administrasi PKK Desa/Kelurahan tingkat Kabupaten Maros. Kemenangan ini bukan sekedar piala, melainkan validasi atas dedikasi, ketelitian, dan efektivitas program pengelolaan kesejahteraan keluarga di tingkat paling akar rumput.Selasa 19 Agustus 2025
Lomba Administrasi PKK, yang merupakan agenda tahunan Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros, selalu menjadi barometer penting untuk mengukur sejauh mana kapabilitas administrasi PKK di setiap wilayah. Tahun ini, kompetisi melibatkan 14 desa dan 5 kelurahan dari seluruh penjuru kabupaten, masing-masing dengan semangat juang yang tinggi untuk menampilkan yang terbaik. Keberhasilan Patanyamang di kategori desa dan Bontoa di kategori kelurahan menjadi cerminan dari kerja keras kolektif dan komitmen luar biasa para kader PKK dalam menata setiap detail catatan, laporan, dan dokumentasi program.
Tema peringatan HKG PKK ke-53, “HKG PKK ke-53 Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas,” bukan sekadar slogan, melainkan panggilan aksi yang mendalam. Acara puncak yang berlangsung penuh makna ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Maros, Apt. Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, S.Si., yang menjadi inspirasi dan motor penggerak bagi seluruh kader. Turut hadir pula para tokoh penting seperti Ketua DPRD Kabupaten Maros, Sekretaris Daerah, camat dan lurah se-Kabupaten Maros, Ketua TP PKK se-Kabupaten Maros, serta Ketua DWP Kabupaten Maros, menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap peran strategis PKK.
Semangat dan Inspirasi dari Untaian Kata
Dalam suasana kebersamaan yang hangat, Bupati Maros juga menyemarakkan acara dengan untaian pantun yang menghibur sekaligus menggugah semangat para ibu-ibu kader PKK:
“Di puncak tiang merah putih, bendera berkibar di tempat berkemah. Ibu-ibu adalah pengobat letih, dikala suami pulang ke rumah. ”
“Ambil sebiji si jeruk purut, asamnya terasa jika di lidah. Jangan ibu-ibu menoleh, berilah senyuman yang terindah. ”
Pantun-pantun ini tidak hanya menghadirkan tawa, tetapi juga menjadi kenangan akan peran multitalenta ibu-ibu PKK sebagai pilar ketahanan keluarga dan penggerak komunitas, yang selalu siap memberikan senyuman dan energi positif di tengah kesibukan mereka.
PKK: Fondasi Kesejahteraan dan Agen Perubahan
Momentum HKG PKK ke-53 ini melampaui sekedar perayaan. Ia menjadi ajang refleksi dan evaluasi sejauh mana kiprah PKK telah berjalan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan. Administrasi yang cemerlang adalah fondasi bagi program-program yang efektif, mulai dari peningkatan kesehatan keluarga, pendidikan anak, pemberdayaan ekonomi, hingga pelestarian lingkungan. Semua ini secara langsung mendukung visi besar “Asta Cita” Presiden dan program-program strategi pemerintah menuju “Indonesia Emas.”
Ketua TP PKK Kabupaten Maros, Apt. Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, S.Si., dengan penuh antusiasme menegaskan, “Insyaallah, ini akan membawa semangat dan energi baru bagi seluruh kader PKK untuk terus melangkah, bergerak bersama, dan menyukseskan program pemerintah.” Ia juga menekankan pentingnya bimbingan, pelatihan, serta fasilitasi berkelanjutan kepada para kader. Dengan dukungan dan peningkatan kapasitas yang terus-menerus, para kader PKK diharapkan mampu menciptakan generasi emas masa depan yang cerdas, sehat, dan berdaya saing.
Keberhasilan Desa Pattanyamang dan Kelurahan Bontoa adalah bukti nyata bahwa dengan administrasi yang rapi, dedikasi yang tinggi, dan semangat kebersamaan, PKK memiliki kekuatan luar biasa untuk menjadi motor penggerak perubahan positif di tengah masyarakat. Ini adalah kemenangan untuk seluruh Maros, dan inspirasi bagi daerah lain untuk terus berinovasi dalam kesejahteraan dari tingkat keluarga.











