Close Menu
A1 MediaA1 Media

    Dugaan Penganiayaan Seret Pemain PSM, Laporan Resmi Masuk Polisi

    Februari 16, 2026

    Diresmikan Presiden Secara Serentak, SPPG Polres Maros Utamakan Kualitas dan Keamanan Pangan

    Februari 15, 2026

    Transformasi Limbah Plastik: Mahasiswa KKN Ciptakan Spot Foto Ecobrick di Sungai Ujung Minasa Upa

    Februari 14, 2026

    Ketua PC PMII Kota Makassar Menolak Keras Wacana Pembentukan Satgas Demonstrasi

    Februari 14, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Dugaan Penganiayaan Seret Pemain PSM, Laporan Resmi Masuk Polisi
    • Diresmikan Presiden Secara Serentak, SPPG Polres Maros Utamakan Kualitas dan Keamanan Pangan
    • Transformasi Limbah Plastik: Mahasiswa KKN Ciptakan Spot Foto Ecobrick di Sungai Ujung Minasa Upa
    • Ketua PC PMII Kota Makassar Menolak Keras Wacana Pembentukan Satgas Demonstrasi
    • Kaji Keadilan Substantif Dalam Perda Pariwisata, Dr.H.Muh.Iqram Resmi Raih Gelar Doktor Termuda
    • IKA PMII Maros Bersama Kapolres Gagas “Sahabat Pangan”
    • Hari Pers Nasional 2026, SMSI Maros Dan Polres Maros Jaling Silaturahmi Serta Perkuat Sinergitas
    • Pilar-Pilar Kolaborasi: Polres Maros dan SMSI Maros Janjikan Sinergi untuk Tangkal Hoaks dan Jaga Kondusifitas
    • Stadion Gajayana Menjadi Simbol Persatuan Umat : Prabowo Subianto Menyatu dengan Jemaah NU dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama
    • Menghadirkan Harapan Baru: MD KAHMI Maros Tunjuk Herwan Pamalle Sebagai Koordinator Presidium
    • Facebook
    • TikTok
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    • WhatsApp
    Facebook X (Twitter) Instagram
    A1 MediaA1 Media
    • KRIMINAL
    • TNI POLRI
    • Kesehatan
    • VIDEO
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram
    SUBSCRIBE
    • HOME
    • NEWS
    • INFO DESA
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • DAERAH
    A1 MediaA1 Media
    • HOME
    • NEWS
    • INFO DESA
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • DAERAH
    Home»NASIONAL»Dana 16,6 T Bansos Bapanas Di Alihkan Ke Bulog
    NASIONAL

    Dana 16,6 T Bansos Bapanas Di Alihkan Ke Bulog

    A1 MediaBy A1 MediaFebruari 5, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email

    JAKARTA, A1 MEDIA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) membeberkan bantuan sosial (bansos) beras 10 kg untuk 16 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Januari-Februari ditiadakan.

    Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, saat ini dana untuk bansos dialihkan untuk penyerapan beras dalam negeri. Dana jumbo sebesar Rp 16,6 triliun ditransfer ke Bulog.

    Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk menambah kuota bansos dari semula 2 bulan pada tahun 2025 menjadi 6 bulan. Namun kata Arief, sementara ini dana bansos dialihkan pada penyerapan beras dalam negeri Bulog.

    Baca:  Satgas PPKS PTN UNM Gagal Ciptakan Kodisi Kampus Yang Aman, Desak Kemendiktisaintek Evaluasi UNM

    Selain bansos, program yang dananya turut dipangkas adalah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Arief tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai hal ini.

    “Sementara tidak ada bantuan pangan, Januari-Februari. Enggak ada (bansos), kan uangnya salah satunya Rp 16,6 itu adalah bantuan pangan, ditambah SPHP dan lain-lain itu Rp 16,6 triliun, itu masuk ke situ dulu untuk fokus di penyerapan,” kata Arief di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (04/02/2025).

    Baca:  Momen Bersejarah, Pelantikan Serentak Kepala Daerah Pertama Kali di Indonesia

    Menurut dia, hal ini merupakan arahan dari Presiden yang telah disetujui oleh Menko Bidang Pangan, Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan. Tujuannya supaya Bulog bisa memiliki modal untuk menyerap banyak beras hasil produksi petani.

    “Jadi Pak Presiden itu perintahnya tegas-tegas bahwa itu harus diserap. Ini uangnya, jadi Menko Pangan, Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan pokoknya yang di bidang pangan itu memang itu sudah sepakat Rp 16,6 diputuskan untuk Bulog untuk nyerap,” jelasnya.

    Baca:  KPK Keluarkan Peringatan Keras: Jangan Salahgunakan Dana Pokir dan Perjadin, Ancaman Borgol Menanti!

    Terlebih produksi beras pada awal tahun dinilai tengah melimpah. Arief memproyeksi pada Januari hingga Maret 2025 Indonesia akan memproduksi 8,67 juta ton beras.

    Selain itu, penyerapan yang banyak di awal tahun juga agar petani mendapatkan harga yang baik. “Biasanya kan kalau bulan Januari harga tinggi, inflasi juga terjaga. Prioritasnya adalah sekarang serap petani, jangan sampai petani harganya jatuh,” tutupnya.

    Share. Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit VKontakte Copy Link
    Previous ArticleDugaan Penipuan dan Penggelapan dana take off kredit nasabah, HMI Komisariat Hukum 45 Geruduk Bank Woori Saudara (BWS) Makassar.
    Next Article Ini Kata Wakil Ketua MPR RI Saat Kunjungi Kanwil Kemenkum Sulsel
    A1 Media
    • Website

    Berita Lainnya:

    NASIONAL

    Stadion Gajayana Menjadi Simbol Persatuan Umat : Prabowo Subianto Menyatu dengan Jemaah NU dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama

    Februari 9, 2026
    NASIONAL

    Berprestasi di Olahraga Internasional, Personel Ditsamapta Polda Sulsel Tuai Apresiasi Kapolri

    Januari 16, 2026
    NASIONAL

    Berkunjung ke Biak Barat, Lalita Sosialisasikn Peran Masyarakat Biak dalam Menjaga Keutuhan NKRI

    Januari 8, 2026
    NASIONAL

    Kepala LAN RI Makassar Dorong Kader IPNU Warnai Ekosistem Digital

    November 22, 2025
    NASIONAL

    Ledakan di SMAN 72 Jakarta Jadi Alarm Serius Ketahanan Nasional, Mahasiswa UI Dorong Evaluasi Sistem Pencegahan Bullying

    November 8, 2025
    NASIONAL

    Sumpah Pemuda Jilid II: Optimisme Pemuda Mewujudkan Peradaban Pancasila

    Oktober 29, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Share In Touch
    • Facebook
    • WhatsApp
    • Instagram
    • TikTok
    • Telegram
    • Twitter
    Laman
    • Copyright
    • Disclaimer
    • Homepage
    • Pedoman Media Cyber
    • Privacy Policy
    • Redaksi A1 Media
    • Tentang Kami & Karir
      Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
      © 2026 A1 MEDIA by WEBPro.ID.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.