MAKASSAR, A1 MEDIA – Di era di mana konten digital menjadi raja, kemampuan untuk menciptakan materi yang menarik dan berkualitas tinggi adalah keterampilan yang tak ternilai. Menyikapi perkembangan ini, Universitas Teknologi Sulawesi (UTS) mengambil langkah proaktif dengan menggelar pelatihan pembuatan konten otomatis menggunakan Generative AI, sebuah inisiatif yang dirancang khusus untuk memacu daya kreasi komunitas remaja di Makassar.
Pada Selasa, (6/5), secara daring, 17 anggota komunitas remaja “Suara Makassar” mendapatkan kesempatan emas untuk menyelami dunia kecerdasan buatan. Dipandu oleh dua pakar dari UTS, Budiawan, S.IP., M.Si. dari Prodi Ilmu Politik, dan Alvianus Dengen, ST., MT. dari Prodi Teknik Elektro, pelatihan ini bukan sekadar seminar, melainkan sebuah gerbang menuju potensi tak terbatas.
Peserta diperkenalkan pada sejumlah teknologi Generative AI mutakhir, mulai dari ChatGPT untuk menghasilkan tulisan, DALL·E untuk kreasi gambar, hingga Runway untuk produksi video. Dengan instruksi yang sederhana, mereka diajarkan bagaimana teknologi canggih ini dapat mewujudkan ide-ide menjadi konten visual dan tekstual secara otomatis.

Dari Ragu Menjadi Tercerahkan
Reaksi para peserta sungguh menggembirakan. “Awalnya kami kira sulit, tapi setelah dipandu ternyata mudah dan justru memacu ide kami lebih berkembang,” ungkap salah seorang remaja dengan antusias. Pengakuan serupa datang dari peserta lain yang merasa mendapatkan pengalaman baru dalam mengelola media sosial. “Kami jadi tahu bagaimana memanfaatkan teknologi, bukan hanya untuk hiburan, tapi juga untuk membuat konten yang lebih bermanfaat bagi orang lain,” tambahnya, menyoroti pergeseran paradigma dari konsumsi menjadi kreasi yang bermakna.
Pelatihan ini tidak hanya fokus pada aspek teknis pembuatan konten. Sebuah porsi penting juga didedikasikan untuk membahas etika penggunaan AI, mencakup isu hak cipta hingga potensi bias algoritma. Pembekalan ini memastikan bahwa para peserta tidak hanya menjadi kreator yang cakap, tetapi juga bertanggung jawab. Hasilnya, mayoritas remaja merasa lebih produktif, kreatif, dan percaya diri dalam berkarya.
AI: Alat untuk Mempercepat, Bukan Mengganti
Budiawan, salah satu pemateri, menegaskan sebuah poin krusial: “Generative AI hanya alat bantu. Ide tetap lahir dari manusia, sementara AI mempercepat proses agar anak muda bisa lebih fokus pada gagasan kreatifnya.” Pernyataan ini menghilangkan kekhawatiran bahwa AI akan menggantikan kreativitas insani, melainkan menempatkannya sebagai katalisator untuk inovasi.
Sementara itu, Alvianus Dengen menyoroti sisi teknologi sebagai peluang besar. “AI membuka akses bagi siapa saja untuk berkarya lebih cepat dan lebih efisien. Remaja kreatif bisa memanfaatkan teknologi ini untuk mengembangkan ide, bahkan menjadikannya peluang usaha di bidang digital,” jelasnya, membuka cakrawala baru bagi para peserta untuk menjajaki karier di ekonomi kreatif digital.

Komitmen UTS untuk Masyarakat
Kegiatan inspiratif ini merupakan bagian integral dari agenda “Tridharma Perguruan Tinggi,” khususnya aspek Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang rutin dilaksanakan oleh dosen UTS. Ini adalah wujud nyata komitmen kampus untuk menyalurkan ilmu pengetahuan agar langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Pihak kampus menegaskan dukungannya penuh terhadap kegiatan PkM dosen, melihatnya sebagai pilar penting dalam pembangunan masyarakat.
Menariknya, manfaat dari pelatihan ini tidak berhenti pada peningkatan skill peserta semata. Seluruh proses dan hasilnya juga akan diwujudkan dalam bentuk artikel ilmiah yang akan dipublikasikan dalam jurnal SABAJAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. Hal ini memperkuat kontribusi akademik UTS dalam pengembangan ilmu pengetahuan, sekaligus menyebarkan wawasan tentang potensi Generative AI kepada khalayak yang lebih luas.
Melalui inisiatif ini, UTS tidak hanya membekali remaja Makassar dengan keterampilan masa depan, tetapi juga menanamkan benih kreativitas yang beretika, memastikan bahwa gelombang teknologi akan dimanfaatkan untuk membangun, bukan merusak. Makassar, dengan semangat mudanya, kini selangkah lebih maju dalam merangkul era digital bersama Generative AI.










