Makassar. Kameraliputan.com – Forum Kajian dan Gerakan Advokasi Kerakyatan (FK-Garda) mengadakan demonstrasi di Jalan Sultan Alauddin, Makassar.,Jumat (07/03/2025).
Aksi ini sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas akibat bentangan spanduk dan pembakaran ban bekas yang dilakukan oleh para demonstran.
Puluhan kader FK-Garda bergantian berorasi menyampaikan beberapa tuntutan utama, antara lain:
1. Kaji ulang efisiensi anggaran MBG.
2. Usut tuntas oknum-oknum yang terlibat dalam korupsi Pertamina.
3. Negara harus berhenti memberangus hak-hak rakyat.
4. Segera sahkan RUU perampasan aset.
Jenderal Lapangan aksi, Muh. Aidil, menjelaskan bahwa isu yang diangkat mencerminkan kondisi paradoks Indonesia, di mana mahasiswa yang berjuang menyampaikan kebenaran justru dianggap sebagai mahasewa.
Ia juga menyoroti dugaan perampasan aset, seperti penggusuran di Jalan Andi Pettarani, serta berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Indonesia.
Aksi ini merupakan bagian dari gerakan nasional dalam menanggapi kebijakan pemerintah terkait efisiensi anggaran dan isu-isu sosial lainnya.
FK-Garda berharap melalui aksi ini, pemerintah dapat lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat dan segera menindaklanjuti tuntutan yang telah disampaikan.











