Close Menu
Asatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Siar Keberkahan Al-Qur’an, DWP Maros Gelar Safari Dakwah Hadirkan Angelina Sondakh

Agustus 3, 2026

Terpilih Menjadi Ketua Forum TJSL/CSR Maros 2026–2031, Chaerul Syahab Komitmen Tepat Sasaran dan Transparan

Agustus 2, 2026

Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa

Agustus 1, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Siar Keberkahan Al-Qur’an, DWP Maros Gelar Safari Dakwah Hadirkan Angelina Sondakh
  • Terpilih Menjadi Ketua Forum TJSL/CSR Maros 2026–2031, Chaerul Syahab Komitmen Tepat Sasaran dan Transparan
  • Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa
  • UPZ DPD PPNI Kab. Maros Salurkan Paket Lebaran bagi Perawat Paruh Waktu
  • Posko Mudik Satkorcab Banser Maros Di Kunjungi Ketua PW GP Ansor Sulsel
  • Karang Taruna Desa Tunikamaseang bersama Sanggar Seni Bangkoa, Sukses Gelar Lomba Patrol Sahur Jilid IV
  • Merajut Simpul Persatuan: Bung Fadel Tauphan Ansar Awali Roadshow KNPI Sulsel di Butta Salewangang
  • SEMMI Cabang Kota Makassar Ultimatum PT KIMA Bongkar Dugaan Kebocoran Pendapatan Limbah, Jangan Jadikan Kawasan Industri Sarang Korupsi
Facebook X (Twitter) Instagram
Asatu MediaAsatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI
Asatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI
Home»NEWS»Ada Apa Dengan HPPMI Maros Menjelang Kongres Ke 18 Periode 2025-2027?
NEWS

Ada Apa Dengan HPPMI Maros Menjelang Kongres Ke 18 Periode 2025-2027?

By Mei 7, 2025
WhatsApp Facebook Copy Link Email
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

MAROS, A1 MEDIA — Dinamika internal Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros jelang Kongres ke-18 untuk periode 2025–2027 kini memasuki fase paling mengkhawatirkan. Sejumlah kader dari berbagai komisariat menyoroti secara tajam arah gerak organisasi yang dinilai telah jauh melenceng dari semangat perjuangan mahasiswa. Kekhawatiran ini sejalan dengan opini publik yang mengemuka dalam artikel bertajuk “Benarkah HPPMI Maros Berada dalam Cengkeraman Oligarki Daerah?” yang dirilis Sulawesion.com beberapa waktu lalu.,Rabu (07/05/2025).

Salah satu titik kritis yang menjadi sorotan adalah munculnya salah satu pasangan calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum yang diduga kuat dikendalikan dari balik layar oleh elit politik daerah. Meski keduanya merupakan kader internal HPPMI, namun gerak dan pencalonannya dinilai bukan lahir dari proses kaderisasi murni, melainkan bagian dari skenario besar kekuasaan.

Baca Juga:Oknum LSM Anti Korupsi Di Maros Jemput Paksa Polisi Setelah Mangkir Dua Kali Panggilan Penyidikan

“Mereka hanya jadi wajah depan dari kekuatan eksternal. Ada penguasa daerah yang menyetir langkah mereka. Ini bukan pertarungan ide, tapi operasi politik terselubung,” ujar Andi Mawang Batara Soli Kabid Advokasi Dan Investigasi Komisariat Unibos-Polibos.

Lebih lanjut, kegelisahan kader juga ditujukan pada proses rekonsiliasi yang dijalankan sebelum kongres. Rekonsiliasi yang semestinya menjadi jalan damai dan pemulihan organisasi justru dinilai cacat secara prosedural. Proses tersebut dinilai tertutup, tidak inklusif, dan hanya dimanfaatkan untuk meredam konflik serta memuluskan langkah pasangan calon yang telah disiapkan.

Baca Juga:Riris Mahasiswi Asal Indonesia Raih Juara 1 Lomba Jurnal Bahasa Jepang

“Rekonsiliasi itu hanyalah alat. Tidak melibatkan basis kader secara demokratis, dan tidak memiliki kekuatan legitimasi. Proseduralnya cacat dan penuh kepentingan,” tegasnya.

Sejauh hari ini, isu soal rekonsiliasi yang seharusnya menjadi upaya menyatukan dualisme kepemimpinan pasca Kongres ke-17 di Sinjai justru dibiarkan mengambang tanpa kejelasan arah. Banyak fenomena yang terjadi memperlihatkan bahwa proses ini tidak diarahkan pada penyatuan visi bersama tentang HPPMI sebagai lembaga kolektif, melainkan hanya menyamarkan konflik laten yang terus berkembang. Munculnya dua sektoral kepemimpinan dibiarkan berjalan, bahkan difasilitasi diam-diam oleh kekuatan tertentu, tanpa adanya upaya serius untuk konsolidasi secara menyeluruh.

Jika kondisi ini dibiarkan terus berlarut sebelum memasuki forum tertinggi HPPMI Maros, yakni Kongres ke-18, maka organisasi kedaerahan tertua di Kabupaten Maros ini akan mencatatkan sejarah yang tidak layak dicontoh oleh generasi penerus HPPMI. Konflik internal ini seharusnya diselesaikan bukan hanya melalui formalitas penyatuan dua kubu, melainkan diarahkan menuju muara kepemimpinan yang jelas: yang mampu menyelesaikan persoalan fundamental organisasi dan menjawab tantangan masa depan HPPMI Maros.

Kondisi ini menciptakan kecemasan lebih luas di kalangan kader, terutama dari kalangan komisariat dan anggota baru yang menjadi korban dari skenario kekuasaan ini. Mereka dimobilisasi tanpa pemahaman substansial mengenai dinamika organisasi, hanya demi mengamankan dukungan politik terhadap pasangan tertentu.

“Kader baru tidak diberi ruang untuk berpikir kritis, mereka hanya dibawa sebagai angka untuk mengesahkan kepentingan. Komisariat bukan lagi tempat pendidikan kader, tapi jadi alat legitimasi kekuasaan,” ujarnya.

Fenomena ini menandai pergeseran orientasi HPPMI Maros yang sebelumnya dikenal sebagai organisasi perjuangan mahasiswa — kritis, independen, dan vokal terhadap kebijakan publik — menjadi instrumen kekuasaan politik daerah. Kongres ke-18 yang seharusnya menjadi momentum penyatuan gagasan justru terancam menjadi panggung pengesahan boneka politik.

“Kalau ini dibiarkan, maka bukan hanya kepemimpinan yang rusak, tapi juga masa depan HPPMI. Kita akan kehilangan marwah sebagai organisasi mahasiswa,” kata seorang kader lainnya.

Sejumlah elemen komisariat menyerukan perlunya gerakan kolektif menyelamatkan organisasi dari intervensi eksternal dan manipulasi internal. Mereka mendesak agar kongres benar-benar menjadi forum demokratis yang memprioritaskan integritas, keterbukaan, dan akuntabilitas.

“HPPMI bukan alat kampanye. Kader bukan pion politik. Komisariat bukan kendaraan kekuasaan. Ini organisasi kita, dan harus kita rebut kembali,” pungkasnya.

Berharap seluruh kader HPPMI, sebagai generasi yang merawat sejarah besar HPPMI Maros, dapat membuka mata atas kondisi yang terjadi hari ini, karena apa yang terjadi di masa kini akan menjadi penentu arah masa depan organisasi. Hanya dengan kesadaran kolektif dan keberanian untuk menjaga integritas, kita dapat melanjutkan semangat juang para pendahulu dan memastikan HPPMI tetap menjadi rumah perjuangan, bukan alat kekuasaan.

Share. WhatsApp Facebook Twitter Email Telegram

Berita Terkait

UPZ DPD PPNI Kab. Maros Salurkan Paket Lebaran bagi Perawat Paruh Waktu

Maret 20, 2026

Posko Mudik Satkorcab Banser Maros Di Kunjungi Ketua PW GP Ansor Sulsel

Maret 19, 2026

Karang Taruna Desa Tunikamaseang bersama Sanggar Seni Bangkoa, Sukses Gelar Lomba Patrol Sahur Jilid IV

Maret 17, 2026
Top Posts

Terpilih Menjadi Ketua Forum TJSL/CSR Maros 2026–2031, Chaerul Syahab Komitmen Tepat Sasaran dan Transparan

Agustus 2, 202613

Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa

Agustus 1, 20266

Era Baru Transparansi: Pemerintah Desa Minasa Upa Buka Penjaringan Kepala Dusun untuk Kalupenrang dan Cambayya

Maret 15, 20261

Transformasi Limbah Plastik: Mahasiswa KKN Ciptakan Spot Foto Ecobrick di Sungai Ujung Minasa Upa

Februari 14, 20261
Don't Miss
DAERAH

Siar Keberkahan Al-Qur’an, DWP Maros Gelar Safari Dakwah Hadirkan Angelina Sondakh

By A1 MediaAgustus 3, 20260

MAROS – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Maros menggelar Safari Dakwah bekerja sama dengan Yayasan…

Terpilih Menjadi Ketua Forum TJSL/CSR Maros 2026–2031, Chaerul Syahab Komitmen Tepat Sasaran dan Transparan

Agustus 2, 2026

Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa

Agustus 1, 2026

UPZ DPD PPNI Kab. Maros Salurkan Paket Lebaran bagi Perawat Paruh Waktu

Maret 20, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

A1 Media
A1 Media

PENERBIT: PT MEDIA MARAK GRUP
AHU: 0001208.AH.01.01 TAHUN 2023
NIB: 3107220006806
NPWP: 85.901.397.1.809.000

Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Siar Keberkahan Al-Qur’an, DWP Maros Gelar Safari Dakwah Hadirkan Angelina Sondakh

Agustus 3, 2026

Terpilih Menjadi Ketua Forum TJSL/CSR Maros 2026–2031, Chaerul Syahab Komitmen Tepat Sasaran dan Transparan

Agustus 2, 2026

Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa

Agustus 1, 2026
Most Popular

Terpilih Menjadi Ketua Forum TJSL/CSR Maros 2026–2031, Chaerul Syahab Komitmen Tepat Sasaran dan Transparan

Agustus 2, 202613

Peringatan HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Maros Gelar Pembinaan dan Penilaian Lomba Administrasi Perdana di Desa Ma’rumpa

Agustus 1, 20266

Era Baru Transparansi: Pemerintah Desa Minasa Upa Buka Penjaringan Kepala Dusun untuk Kalupenrang dan Cambayya

Maret 15, 20261
© 2026 A1 Media by Asatumedia.
  • Tentang Kami & Karir
  • Copyright
  • Redaksi A1 Media
  • Homepage

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.