MAKASSAR, A1 MEDIA – Hari Palang Merah Sedunia yang diperingati setiap tanggal 8 Mei merupakan momen penting untuk menghormati peran vital Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dalam mendukung nilai-nilai kemanusiaan.
Tema tahun ini, “Menjaga Kemanusiaan Tetap Hidup”, bertujuan mengapresiasi kerja keras dan pengorbanan para pekerja serta relawan Palang Merah yang berada di garis depan saat bencana dan konflik, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan di tengah berbagai tantangan global.
Peringatan ini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap prinsip-prinsip gerakan Palang Merah dan diambil dari hari lahir Henry Dunant, pendiri Komite Internasional Palang Merah.
Para relawan dan staf Palang Merah serta Bulan Sabit Merah sering kali menjadi simbol harapan di tengah penderitaan.
Sejak September 2023, tercatat 28 relawan dan staf kehilangan nyawa saat menjalankan misi kemanusiaan. Beberapa gugur saat mengevakuasi korban banjir, sementara lainnya menjadi korban ketika menyelamatkan jiwa di wilayah konflik.
dr. Salwa Mochtar, MARS, selaku Direktur Utama RS Islam Faisal Turut, menyampaikan doa dan penghormatan mendalam untuk para pejuang kemanusiaan yang telah gugur.
Ia juga mengajak seluruh karyawan RSIF untuk mengenang dan menghormati para relawan yang menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan nyawa.
“Mari kita terus menjaga semangat kemanusiaan tetap hidup, sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang telah berkorban demi sesama,” ujar dr. Salwa saat dikonfirmasi Kamis, 8 Mei 2025.











