Close Menu
Asatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bupati Chaidir Syam Dukung Penguatan Literasi, GPMB Maros Kembali Raih Penghargaan Nasional

November 1, 2026

Usai Dinyatakan Kompeten UKW, Harmin Thomaru Berkomitmen Dorong Profesionalisme Wartawan

Oktober 31, 2026

KETUA KARATEKER KNPI MAROS ANGKAT BICARA: PEMBENAHAN RSUD LA PALALOI JANGAN HANYA FOKUS PADA BANGUNAN, KESEJAHTERAAN TENAGA KESEHATAN HARUS JADI PRIORITAS

Oktober 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Bupati Chaidir Syam Dukung Penguatan Literasi, GPMB Maros Kembali Raih Penghargaan Nasional
  • Usai Dinyatakan Kompeten UKW, Harmin Thomaru Berkomitmen Dorong Profesionalisme Wartawan
  • KETUA KARATEKER KNPI MAROS ANGKAT BICARA: PEMBENAHAN RSUD LA PALALOI JANGAN HANYA FOKUS PADA BANGUNAN, KESEJAHTERAAN TENAGA KESEHATAN HARUS JADI PRIORITAS
  • Sekretaris Umum DPD PERADI Profesional Kab.Maros : Jangan Berhenti Pada Satpam, Evaluasi Total SOP Dan Manajemen RSUD dr. La Palaloi Maros!
  • Ketua PMII Komisariat Talasalapang Tantang PKC dan PB PMII Beri Klarifikasi Terbuka Pelantikan PC PMII Kota Makassar
  • Dinilai Lebih Fokus Pada Proyek Ketimbang Pengembangan Pemuda, HPPMI Maros Desak Bupati Evaluasi Kadis Disparpora
  • PUANG ESA MULAI LANGKAH MENUJU KURSI KETUA GOLKAR MAROS
  • Bongkar Praktik Mafia Tanah Perumahan AMBANI, Lembaga Aliansi Indonesia Kecam Aksi Premanisme Korporasi PT Patiarase Putra Property
Facebook X (Twitter) Instagram
Asatu MediaAsatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI
Asatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI
Home»OPINI»Tahun 2025, Masa Depan Kalian Apa?
OPINI

Tahun 2025, Masa Depan Kalian Apa?

By Februari 1, 2025
WhatsApp Facebook Copy Link Email
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Masa depan kalian ?

A1 MEDIA – Waktu sy kuliah dulu, 20 tahun lebih lalu, saya mendengarkan anekdot. Saya tulis ulang versi singkatnya.

Baca Juga:Jurnalisme di Tahun 2025: Harapan Baru untuk Para Penjaga Kebenaran

Seorang lulusan Harvard dengan bangga pulang dari tempat wisuda, lengkap dengan toga dan ijasah. Dia naik taksi. Di perjalanan, sopir taksi nanya, ‘Dik, habis wisuda ya?’ Lulusan itu mengangguk, ‘Iya, Pak. Saya lulusan Harvard.’ Jawabnya dengan bangga. ‘Wah selamat ya.’ Timpal sopir. Lulusan tersenyum lebar, lantas dia basa-basi nanya, ‘Bapak dulu pernah kuliah?’ Sopir ikut mengangguk, ‘Iya, sy dulu juga lulusan Harvard.’ Sarjana baru itu terdiam.

Kabar baiknya, 20 tahun lalu, saat sy lulus kuliah, sarjana baru itu relatif tdk susah nyari pekerjaan. Belum lulus pun berebut yg mau rekrut akuntan lulusan FEUI (kampus saya dulu). Jadi tinggal cap cip cup, mau yang mana. Bahkan bisa pindah-pindah pekerjaan tiap enam bulan.

Baca Juga:Tantangan Zaman : Paradoks Media Digital

Kenapa mudah cari pekerjaan? Namanya juga 20 tahun lalu, lulusan sarjana masih terbatas di Indonesia. Kampus-kampus juga menerima mahasiswa terbatas, dulu, kamu mau kuliah wajib lulus UMPTN, jalurnya cuma 2 sama jalur prestasi PMDK. Tidak kayak zaman sekarang, ada jalur mandiri, jalur ordal, jalur suap.

Hari ini, kampus-kampus berebut menerima mahasiswa sebanyak mungkin. Mau kampus negeri, mau kampus swasta, dus, lulusan sarjana banjir. Sementara lowongan pekerjaan itu-itu saja. Karena memang perekonomian kita itu 20 tahun terakhir B saja. Kecuali jika tumbuh di atas 7%. Maka, hari ini, ada 800.000 lebih sarjana nganggur. Crazy.

Kasihan lihatnya. Anak muda, yang telah mengirim puluhan surat lamaran, mengikuti test dimana-mana berkali kali, berkali kali, berkali kali, tetap belum menemukan pekerjaan. Kalaupun akhirnya bekerja, terpaksa saja, daripada nganggur. Terima apa adanya. Anak muda yg madesu…!

Baiklah, saya tidak akan berpanjang lebar membahas detailnya, nanti kalian tambah sedih, karena sarjana menganggur ini ada di mana2. Belum lagi lulusan SMA menganggur. Di negeri ini 7 juta lebih penduduknya nganggur.

Sy ingin membahas sesuatu yang lebih penting. Apa itu? Pola pikir. Here we go, mari kita renungkan hal-hal berikut:

1. Adik-adik sekalian, sekolah atau kuliah itu bukan akhir dari perjuangan.

Kalian rebutan masuk sekolah-sekolah bagus, kampus-kampus bagus, ada yg sampai bikin surat palsu, nyuap, dll, maka ketahuilah, sekolah/kampus itu bukan tujuan akhir. Wah keliru fatal jika kalian merasa kuliah di Harvard menjamin masa depan. Nooo. Karena sungguh, sekolah/kuliah itu memang bukuan akhir dari perjuangan. Sama kayak nikah, wah kata siapa nikah itu adalah akhir sebuah hubungan? Itu tuh bahkan baru dimulai. Syukur-syukur kalian dapat sekolah/kampus bagus, alhamdulillah, tapi itu bukan kunci segala kunci. Pun yg sekolahnya jelek, selow saja.

2. Sekolah/kampus itu tempat menyerap banyak hal

Kalian sekolah/kuliah biar dapat ijasah? Aduh. Ini sih pola pikir bahuela. Kalian sekolah/kuliah agar dapat nilai bagus? Nooo! Kita sekolah/kuliah itu untuk menyerap banyak hal. Belajar banyak hal. Baik itu pelajaran formalnya, maupun kegiatan-kegiatan ekskul, berorganisasi, dll. Mata kuliah itu bukan cuma sekadar dengerin dosen, ngerjain tugas, ujian, selesai. Sekolah itu bukan cuma datang pagi, pulang sore. Masa’ 16 tahun total sekolah/kuliah cuma gitu-gitu saja. Nah, kabar baiknya, jika kalian benar-benar komit pengin belajar sebaik-baiknya di sekolah, maka nilai kalian biasanya otomatis akan keren. Jadi jangan terbalik, ini malah hanya fokus ke nilai, ijasah. Saat kuliah itu, bahkan kalian bisa punya teman mendaki gunung, lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudera. Lah, kok lucu, kuliah 4 tahun cuma di kampus tok.

3. Pekerjaan di dunia ini buanyak sekali jenisnya.

Ayolah, sejak kalian sekolah/kuliah berhentilah pola pikir: sy mau jadi pegawai. ASN, PNS, karyawan BUMN, pegawai perusahaan multinasional. Itu tuh pola pikir kuno. Lantas apa yg ada di kepala kita? Setelah lulus sy ingin melakukan sesuatu yg keren, bermanfaat bagi banyak orang, menginspirasi syukur-syukur. daaan duitnya banyaaak. Seru kan? Tapi jadi apa dong? Pikirkanlah saat kalian masih sekolah/kuliah tsb. Mau jadi apa besok, pikirkan? Serap pengetahuan darimana pun, ketemu banyak orang yg mungkin bisa membuka wawasanmu, nanti akan ketemu sendiri. Kalau nggak ketemu? Karena kamu masih fokus saja ke nilai, ijasah, lulus.

4. Terakhir, kongkrit.

Sudahlah nganggur, eh hari demi hari hanya diisi main HP, main gadget, main medsos, nonton, hal-hal yg entah apa manfaatnya? Santai sekali hidupnya, seolah dia punya bapak atau mertua kayak tukang meubel, dan dia bisa dapat jatah jadi calon walikota, cawapres, calon gubernur. Kita itu hidupnya tidak seberuntung itu. 99,999999% kita itu harus berjuang. Jadi, ayo kongkrit. Pikirkan sesuatu, lantas kerjakan. Produktif gitu loh. Memangnya masa depanmu akan datang sendiri saat kamu cuma rebahan scroll scroll, klik klik. Sambil sibuk nyinyirin siapalah.

Nah, jika kalian sejak sekolah/kuliah sudah punya pola pikir begini, terus berusaha kongkrit produktif, kalian insya Allah tidak akan menambah daftar pengangguran. Pun saat kalian kerja di bidang yang dilihat orang lain tidak keren, kalian tetap bisa menjadi terbaik di sana. Karena pola pikir kalian sudah oke.

Jangan terbalik sekali melihat dunia ini. Kamu kira jadi komisaris BUMN itu keren? Belum tentu. Sebagian besar orang-orang ini menunduk-menunduk, terbirit-birit saat bertemu politisi, apa kerennya. Sebagian besar orang-orang ini tidak ada kompetensinya, cuma jalur ordal. Mending cukup jadi nelayan (misalnya), tapi hidup merdeka saat melaut, karena itulah pilihan hidup kita. Karena sejak kuliah kita sdh memikirkannya. Saya pengen jadi nelayan keren biar kayak One Piece. Boleh-boleh saja, sah-sah saja.

Pola pikir terbaik akan membuat kalian memahami hakikat kehidupan. Bukan malah dibutakan oleh ukuran-ukuran dunia yg menipu.

Oleh : Tere Liye, penulis novel ‘OMON-OMON’

Share. WhatsApp Facebook Twitter Email Telegram

Berita Terkait

Opini: KHITTAH NU DAN MASA DEPAN NU, Menimbang Kembali Arah Perjuangan Nadhlatul Ulama di Tengah Penentuan Kepemimpinan!

Agustus 29, 2026

81 Tahun Indonesia Merdeka: Ketika Seremonial Harus Berubah Menjadi Refleksi dan Keberpihakan kepada Rakyat

Agustus 17, 2026

Daerah Aliran Sungai dan Bangunan Padat Penduduk: Antara Kebutuhan Hidup dan Ancaman Pencemaran

Desember 27, 2025
Top Posts

Puluhan Pedagang UMKM Jalbar Mamminasata Akan Di Tertibkan, Adhy Baskoro: Kami Butuh Dibina, Bukan Dibinasakan!

September 7, 2026506

487 Pengurus Cabang HIMPAUDI se-Kabupaten Maros Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

September 30, 2026171

SD Quratu Ayun Jadi Sekolah Pertama di Maros yang Tertibkan KIA, Sekitar 500 Siswa Terlayani

September 25, 2026154

Retribusi Bahu Jalan Dipersoalkan, Puluhan UMKM Maros Keluhkan Dugaan Tagihan Bulanan Pihak Ketiga, Dishub Diminta Buka Dasar Hukumnya

September 3, 2026142
Don't Miss
DAERAH

Bupati Chaidir Syam Dukung Penguatan Literasi, GPMB Maros Kembali Raih Penghargaan Nasional

By A1 MediaNovember 1, 20263

MAROS – Komitmen Pemerintah Kabupaten Maros dalam mendorong budaya literasi kembali mendapat pengakuan di tingkat…

Usai Dinyatakan Kompeten UKW, Harmin Thomaru Berkomitmen Dorong Profesionalisme Wartawan

Oktober 31, 2026

KETUA KARATEKER KNPI MAROS ANGKAT BICARA: PEMBENAHAN RSUD LA PALALOI JANGAN HANYA FOKUS PADA BANGUNAN, KESEJAHTERAAN TENAGA KESEHATAN HARUS JADI PRIORITAS

Oktober 30, 2026

Sekretaris Umum DPD PERADI Profesional Kab.Maros : Jangan Berhenti Pada Satpam, Evaluasi Total SOP Dan Manajemen RSUD dr. La Palaloi Maros!

Oktober 29, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

A1 Media
A1 Media

PENERBIT: PT MEDIA MARAK GRUP
AHU: 0001208.AH.01.01 TAHUN 2023
NIB: 3107220006806
NPWP: 85.901.397.1.809.000

Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Bupati Chaidir Syam Dukung Penguatan Literasi, GPMB Maros Kembali Raih Penghargaan Nasional

November 1, 2026

Usai Dinyatakan Kompeten UKW, Harmin Thomaru Berkomitmen Dorong Profesionalisme Wartawan

Oktober 31, 2026

KETUA KARATEKER KNPI MAROS ANGKAT BICARA: PEMBENAHAN RSUD LA PALALOI JANGAN HANYA FOKUS PADA BANGUNAN, KESEJAHTERAAN TENAGA KESEHATAN HARUS JADI PRIORITAS

Oktober 30, 2026
Most Popular

Puluhan Pedagang UMKM Jalbar Mamminasata Akan Di Tertibkan, Adhy Baskoro: Kami Butuh Dibina, Bukan Dibinasakan!

September 7, 2026506

487 Pengurus Cabang HIMPAUDI se-Kabupaten Maros Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

September 30, 2026171

SD Quratu Ayun Jadi Sekolah Pertama di Maros yang Tertibkan KIA, Sekitar 500 Siswa Terlayani

September 25, 2026154
© 2026 A1 Media by Asatumedia.
  • Tentang Kami & Karir
  • Copyright
  • Redaksi A1 Media
  • Homepage

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.