Close Menu
A1 MediaA1 Media

    Karang Taruna Desa Tunikamaseang bersama Sanggar Seni Bangkoa, Sukses Gelar Lomba Patrol Sahur Jilid IV

    Maret 17, 2026

    Merajut Simpul Persatuan: Bung Fadel Tauphan Ansar Awali Roadshow KNPI Sulsel di Butta Salewangang

    Maret 17, 2026

    SEMMI Cabang Kota Makassar Ultimatum PT KIMA Bongkar Dugaan Kebocoran Pendapatan Limbah, Jangan Jadikan Kawasan Industri Sarang Korupsi

    Maret 16, 2026

    Era Baru Transparansi: Pemerintah Desa Minasa Upa Buka Penjaringan Kepala Dusun untuk Kalupenrang dan Cambayya

    Maret 15, 2026
    Pos-pos Terbaru
    • Karang Taruna Desa Tunikamaseang bersama Sanggar Seni Bangkoa, Sukses Gelar Lomba Patrol Sahur Jilid IV
    • Merajut Simpul Persatuan: Bung Fadel Tauphan Ansar Awali Roadshow KNPI Sulsel di Butta Salewangang
    • SEMMI Cabang Kota Makassar Ultimatum PT KIMA Bongkar Dugaan Kebocoran Pendapatan Limbah, Jangan Jadikan Kawasan Industri Sarang Korupsi
    • Era Baru Transparansi: Pemerintah Desa Minasa Upa Buka Penjaringan Kepala Dusun untuk Kalupenrang dan Cambayya
    • PPNI Maros Gelar Bukber dan Silaturahmi sekaligus Pengenalan UPZ oleh BAZNAS Maros
    • Nur Annisa, Ketua Perisai Demokrasi Bangsa Sulsel Ikut Dilantik di KNPI Sulsel Dibawah Kepemimpinan Fadel Tauphan Ansar
    • Mahasiswa Desak Polda Sulsel Sidak Tambang Ilegal di Bulukumba
    • Tebar Kebaikan Ramadhan 1447 H: ACC Dan SMSI Maros Gelar Bakti Sosial Bagi Takjil
    • Oknum RT Diduga Mencabuli Anak di Bawah Umur di Kec.Bantimurung, PMII Maros: Desak Polres Bertindak Tegas!
    • HPPMI Maros Sukses Gelar Festival Gema Ramadan XX, Bupati Chaidir Syam Hadiri Penutupan
    • Facebook
    • TikTok
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    • WhatsApp
    Facebook X (Twitter) Instagram
    A1 MediaA1 Media
    • KRIMINAL
    • TNI POLRI
    • Kesehatan
    • VIDEO
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram
    SUBSCRIBE
    • HOME
    • NEWS
    • INFO DESA
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • DAERAH
    A1 MediaA1 Media
    • HOME
    • NEWS
    • INFO DESA
    • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
    • DAERAH
    Home»DAERAH»Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye Diperiksa KPK: Terseret Dugaan Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina Senilai Rp 3,6 Triliun
    DAERAH

    Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye Diperiksa KPK: Terseret Dugaan Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina Senilai Rp 3,6 Triliun

    A1 MediaBy A1 MediaAgustus 7, 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email
    Oplus_16908288

    JAKARTA, A1 MEDIA – Bupati Takalar Firdaus Daeng Manye tengah menghadapi sorotan tajam setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap dirinya pada Selasa (5/8/2025). Pemeriksaan ini terkait dugaan korupsi dalam proyek digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina, sebuah inisiatif senilai triliunan rupiah yang kini diselidiki atas dugaan penyimpangan.

    Firdaus Daeng Manye dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus pengadaan perangkat Electronic Data Capture (EDC) di seluruh SPBU Pertamina untuk periode 2018–2023. Proyek ini, yang digagas PT Pertamina (Persero), bertujuan memanfaatkan teknologi digital untuk mengelola dan mengawasi operasional SPBU secara lebih transparan, efisien, dan akurat, khususnya dalam memantau distribusi dan penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara real-time.

    Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, proyek digitalisasi SPBU ini memiliki nilai anggaran mencapai Rp3,6 triliun. KPK menduga bahwa proses pengadaan perangkat tersebut sarat penyimpangan. Firdaus Daeng Manye diperiksa karena ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT PINS Indonesia, anak usaha Telkom Indonesia, pada tahun 2017–2019, periode di mana proyek ini bergulir. PT PINS Indonesia disebut sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam pengadaan tersebut.

    “Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Budi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya. Selain Daeng Manye, lima orang lainnya dari berbagai perusahaan swasta yang ikut dalam pengadaan EDC turut diperiksa, yakni David Cheng (PT Sempurna Global Utama), Aris Lestari (PT Pojok Celebes Mandiri), Riatmaja Jamil (PT Jaring Mal Indonesia), Indra Aris Kurniawan (Komisaris PT Jaring Mal Indonesia), dan Suhardi Tjoa (PT Star Global Indonesia).

    Baca:  Bendera Merah Putih Setinggi 80 Meter dikibarkan di Air Terjun Bantimurung, menandai HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia.

    Korelasi dengan Mutasi Polri dan Keluarga

    Pemeriksaan terhadap Firdaus Daeng Manye ini ternyata bertepatan dengan momen penting dalam karir adik kandungnya, Komjen Fadil Imran. Pada hari yang sama, Komjen Fadil Imran, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri, dimutasi menjadi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri). Mutasi ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor Kep/1186/VIII/2025 dan Surat Telegram Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025, yang juga bertanggal Selasa (5/8/2025). Posisi Kabaharkam yang ditinggalkan Fadil Imran kini diisi oleh Irjen Karyoto, yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya.

    Ironi Visi Digitalisasi Takalar

    Situasi ini menjadi ironis mengingat Firdaus Daeng Manye saat ini tengah mengusung visi digitalisasi untuk Kabupaten Takalar. Melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, ia mengusung tema “Takalar Maju Berdaya Saing Melalui Ekonomi Digital.” Visi tersebut kini sedang dibahas oleh DPRD Takalar untuk ditetapkan dalam rencana pembangunan lima tahun ke depan. Namun, dugaan keterlibatan Daeng Manye dalam proyek digitalisasi BBM senilai triliunan rupiah justru menimbulkan tanda tanya besar soal komitmen antikorupsi di balik visi digital yang ia usung untuk daerahnya.

    Baca:  STOP PUNGLI, Peralihan Jasa Keamanan di PT. KINRA KEK Sei Mangkei Terindikasi Sarat Permainan

    Hingga berita ini ditulis, Firdaus Daeng Manye belum memberikan tanggapan terkait pemeriksaan KPK. Pertanyaan yang dikirimkan oleh awak media juga belum dijawab.


    Profil Firdaus Daeng Manye

    Mohammad Firdaus Daeng Manye, lahir di Makassar pada Juli 1967, dikenal sebagai seorang birokrat dengan jaringan luas di level nasional. Ia adalah kakak kandung dari Komjen Fadil Imran. Konsistensinya selama empat tahun terakhir dalam melakukan sosialisasi dan membentuk relawan menunjukkan keseriusannya dalam kancah politik lokal Takalar.

    Riwayat Pendidikan:

    • S1: Jurusan Teknik Elektro, Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
    • S2: Jurusan Marketing Manajemen, Universitas Muhammadiyah Malang.

    Karir Profesional: Firdaus Daeng Manye memiliki rekam jejak karir yang kaya dengan berbagai jabatan pimpinan di PT Telkom Indonesia, termasuk:

    • Direktur Utama PT PINS Indonesia (2017–2019) – jabatan kunci yang menjadi fokus investigasi KPK.
    • Kepala Telkom Indonesia Timur.
    • Kepala Telkom Indonesia Barat.
    • Deputy Marketing Telkom Flexi.
    • Kepala Telkom Jabodetabek dan Banten unit Customer Service.
    • Kepala Telkom Tulungagung dan Trenggalek.
    • Kepala Telkom Probolinggo.
    • Kepala Telkom Pasuruan.
    • Kepala Telkom Sidoarjo.
    • Kepala Telkom Surabaya Timur.
    • Kepala Telkom Jakarta Selatan.
    Baca:  Study looks at why late-night eating increases obesity risk

    Penghargaan dan Aktivitas Sosial:

    • “Satya Lencana Pembangunan” dari Presiden RI Joko Widodo (2016).
    • The Role Model Culture Telkom 2016 dalam kategori membangun budaya perusahaan.
    • Pembina Yayasan Siada Abdul Hamid (bidang sosial dan pendidikan).
    • Ketua Dewan Pembina Yayasan Seribu Mata Air (bidang wakaf).
    • Anggota Dewan Presidium Bhinneka Foundation (pengembangan Papua).

    Harta Kekayaan (Berdasarkan LHKPN 2022, disampaikan 28 Maret 2023): Saat menjabat President Director PT. Graha Sarana Duta (anak usaha PT Telkom Indonesia), Firdaus Daeng Manye melaporkan total harta kekayaan bersih sebesar Rp 14.406.160.000. Rinciannya meliputi:

    • Tanah dan Bangunan: Rp 9.745.000.000 (tersebar di Jakarta Barat, Surabaya, Sidoarjo, Jakarta Timur, Pasuruan, Gowa, dan Banyuwangi).
    • Alat Transportasi dan Mesin: Rp 990.000.000 (termasuk Honda Accord, Mitsubishi Pajero, Yamaha NMAX, Mitsubishi Xpander, dan Honda Jazz).
    • Harta Bergerak Lainnya: Rp 612.000.000
    • Kas dan Setara Kas: Rp 437.160.000
    • Harta Lainnya: Rp 2.850.000.000
    • Dikurangi Hutang: Rp 228.000.000
    Share. Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit VKontakte Copy Link
    Previous ArticleIKA PMII Berikan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa Baru Unhas dan UNM dalam Rangka “Future Leaders Fellowship Program 2025”
    Next Article Perangi Stunting, Pemerintah Desa Minasa Upa Gelar Rembuk Libatkan Berbagai Pihak
    A1 Media
    • Website

    Berita Lainnya:

    DAERAH

    Merajut Simpul Persatuan: Bung Fadel Tauphan Ansar Awali Roadshow KNPI Sulsel di Butta Salewangang

    Maret 17, 2026
    DAERAH

    Mahasiswa Desak Polda Sulsel Sidak Tambang Ilegal di Bulukumba

    Maret 14, 2026
    DAERAH

    Baznas Maros Salurkan Takjil Ramadan kepada Santri Yayasan Daarul Ihsan Salenrang

    Maret 8, 2026
    DAERAH

    PPNI Maros Jalin Kerjasama dengan BAZNAS Maros Membentuk UPZ

    Maret 3, 2026
    DAERAH

    Pelantikan Pengurus SMSI Kabupaten Maros – Sebuah Langkah Besar Menuju Pers yang Profesional, Independen, dan Berintegritas

    Maret 2, 2026
    DAERAH

    Skandal Menu MBG Ramadhan: Fajrin Sultan; Anggaran Fantastis, Menu tak Fantastis

    Februari 26, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Share In Touch
    • Facebook
    • WhatsApp
    • Instagram
    • TikTok
    • Telegram
    • Twitter
    Laman
    • Copyright
    • Disclaimer
    • Homepage
    • Pedoman Media Cyber
    • Privacy Policy
    • Redaksi A1 Media
    • Tentang Kami & Karir
      Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp TikTok
      © 2026 A1 MEDIA by WEBPro.ID.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.