Kamera maros – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai Rapat Kerja Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros yang digelar di Korpri Lounge Kantor Bupati Maros pada Kamis, 11 September 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus mulai dari Sekretariat, Bendahara, hingga Kelompok Kerja (Pokja) I–IV. Dengan semangat gotong royong, mereka berkumpul untuk menyusun peta jalan program PKK tahun mendatang, memperkuat komitmen mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan harmonis di seluruh pelosok Maros.

Rapat dibuka oleh Sekretaris I TP PKK Kabupaten Maros, Fitriani Syamsuar, yang mewakili Ketua Tim Penggerak. Dalam berbagai hal, ia menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, kemitraan, dan pemerintah. “Kolaborasi adalah kunci keberhasilan program PKK. Dengan komunikasi yang baik dan rencana yang matang, kita bisa membawa dampak nyata bagi keluarga di setiap kecamatan, desa, dan kelurahan,” ujarnya penuh keyakinan. Pesan ini mendorong semangat peserta untuk bekerja lebih inovatif dan inklusif.
Menyusun Langkah Strategis
Selama rapat, setiap Pokja mendapat kesempatan memaparkan capaian program terdahulu serta usulan kegiatan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Pokja I (Pembinaan Karakter Keluarga) menganjurkan pelatihan parenting berbasis kearifan lokal, sementara Pokja IV (Pemberdayaan Ekonomi) menggagas pasar UMKM digital untuk memberdayakan produsen ibu-ibu. Diskusi berlangsung dinamis, dengan peserta saling memberi masukan untuk menyempurnakan rancangan kerja.
Nuansa kebersamaan terasa kental. “Rapat seperti ini bukan sekedar formalitas, tapi bukti nyata dedikasi kami untuk Maros. Setiap usulan yang muncul berasal dari lapangan, langsung menyentuh kebutuhan warga,” ujar salah satu pengurus Pokja III (Kesehatan dan Lingkungan) sambil tersenyum.
Target Ke Depan: Program yang Menyentuh Akar Rumput
Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk menjadikan hasil diskusi sebagai panduan penyusunan rencana kerja tahun 2026. Beberapa fokus utama antara lain:
Pendidikan Keluarga : Sosialisasi pencegahan stunting dan literasi digital.
Ekonomi Kreatif : Pelatihan usaha mikro berbasis teknologi.
Lingkungan Hijau : Gerakan “Maros Bebas Sampah” melalui bank sampah desa.
“Dengan semangat ‘dari kita, oleh kita, untuk kita’, PKK Maros siap menjadi motor penggerak perubahan,” pungkas Fitriani menutup acara. Peserta berpamitan dengan tekad baru, siap menjabarkan ide-ide cemerlang ini ke tingkat tapak.
Catatan Akhir : Kegiatan ini bukan sekedar rapat, tapi cerminan komitmen PKK Maros untuk membangun dari hati. Di tangan para penggerak yang penuh dedikasi, program-program yang dirancang hari ini akan menjadi benih kesejahteraan bagi ribuan keluarga esok.











