MAROS, A1 MEDIA – Warga Dusun Macinna, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, secara gotong royong memperbaiki jalan berlubang yang telah lama membahayakan pengendara. Keputusan ini diambil setelah banyak korban berjatuhan akibat kondisi jalan yang semakin parah, sementara belum ada tindakan nyata dari pemerintah.,Sabtu (08/03/2024).
Menurut keterangan warga, jalan utama di dusun mereka telah mengalami kerusakan selama berbulan-bulan, namun hingga kini belum ada perbaikan dari pihak berwenang. Banyak pengendara, terutama pengemudi sepeda motor, mengalami kecelakaan akibat lubang yang dalam dan jalan yang tidak rata.
Swadaya Masyarakat, Tanpa Bantuan Pemerintah
Karena kondisi yang semakin membahayakan, warga setempat memutuskan untuk memperbaiki jalan secara mandiri. Perbaikan dilakukan dengan cara menutup lubang menggunakan batu, pasir, dan semen yang mereka beli dari hasil sumbangan masyarakat.
“Kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Sudah banyak yang jatuh, bahkan ada yang mengalami luka parah. Jadi kami warga berinisiatif mengumpulkan dana sendiri dan bergotong royong memperbaiki jalan,” ujar Andi, salah satu warga yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Proses perbaikan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan jumlah dana yang terkumpul. Warga bekerja bersama-sama, mulai dari mengumpulkan bahan material hingga menutup lubang yang paling berbahaya.
Minimnya Respons Pemerintah
Keputusan warga untuk bertindak secara mandiri muncul akibat kurangnya perhatian dari pejabat pemerintah dan wakil rakyat. Hingga kini, belum ada langkah konkret dari pihak terkait untuk melakukan perbaikan jalan di wilayah tersebut.
“Seharusnya ini menjadi tanggung jawab pemerintah. Jalan ini akses utama bagi warga untuk beraktivitas, tapi dibiarkan rusak begitu saja. Kami sudah melaporkan kondisi ini berkali-kali, tapi tidak ada tanggapan,” kata seorang tokoh masyarakat setempat.
Masyarakat berharap agar pemerintah daerah segera turun tangan dan melakukan perbaikan secara permanen. Mereka khawatir, jika dibiarkan terlalu lama, jalan yang rusak bisa semakin parah dan berpotensi menyebabkan kecelakaan yang lebih fatal.
Harapan Warga: Pemerintah Segera Bertindak
Aksi swadaya ini mendapat apresiasi dari banyak pihak, namun warga tetap berharap agar ada perhatian serius dari pemerintah. Menurut mereka, perbaikan yang dilakukan secara gotong royong ini hanya bersifat sementara dan bukan solusi jangka panjang.
“Kami hanya bisa melakukan perbaikan seadanya. Kami ingin pemerintah segera turun tangan agar jalan ini bisa diperbaiki dengan baik dan tidak berbahaya lagi bagi pengguna jalan,” tambah salah satu warga.
Warga Dusun Macinna kini menanti respons dari pemerintah Kabupaten Maros untuk segera menindaklanjuti persoalan ini. Mereka berharap ada solusi nyata agar infrastruktur di daerah mereka bisa lebih layak dan aman bagi masyarakat.











