MAKASSAR. A1 MEDIA – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Makassar kembali menggeruduk Depot Pertamina TBBM Makassar: Kuat dugaan kami adanya keterlibatan PT.Pertamina Patra Niaga Region VII Sulsel dalam memuluskan modus operandi yang merugikan keuangan negara Triliunan Rupiah.,Jumat (15/03/2025).
Dalam pantauan media, ratusan massa HMI Cabang Makassar memboikot full akses jalan didepan Depot & Akses jalan via Pelabuhan Pelindo sembari membakar ban dan berorasi bergantian.
“Kami mendesak APH segera memeriksa Eksekutif Direktur General Manager Pertamina Patra Niaga Region VII sulsel, sebab kuat dugaan kami bahwa BBM jenis Pertamax “Oplosan” tersebut juga beredar di wilayah Sulawesi Selatan, bagaimana kinerja dalam aspek pengawasan yang dilakukan oleh Pertamina Region VII ini?! Patut dipertanyakan”. Ungkap Alwi Agus, Kabid PTKP dalam orasi-nya.
HMI Cabang Makassar juga berhasil menduduki kantor Pertamina Patra Niaga yang berada didalam Depot Pertamina, mereka mengungkapkan rasa kekecewaannya dan mendesak untuk memberhentikan peredaran BBM Jenis Pertamax.
Mereka pula mendesak kiranya Pertamina Patra Niaga Region VII untuk menyurat secara resmi guna meminta kepada menteri ESDM dan BUMN untuk mempertanggung jawabkan dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara hingga triliunan rupiah.
“Harus ada kebijakan yang diambil oleh PT.Pertamina Patra Niaga guna mempertanggung jawabkan perbuatan tersebut, baik itu subsidi ataupun penurunan harga bbm sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada masyarakat, bukan hanya permohonan maaf”. Ungkap Fahmi, Salah satu orator.










