MAROS, A1 MEDIA – Bupati Maros Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat IKA BKPRMI, secara resmi meresmikan Perpustakaan Masjid Ar-Rahim yang berlokasi di Kompleks Regency Maros. Peresmian ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Milad ke-10 Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Majelis Taklim Indonesia (DPC AMTI) Maros yang digelar pada hari Minggu (29/06/2025).
Acara yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur; Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Irfan AB; Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI); serta Ketua DPC AMTI Maros.
Dalam sambutannya, Bupati Chaidir Syam menegaskan bahwa kehadiran perpustakaan masjid di Kabupaten Maros merupakan bagian nyata dari upaya meningkatkan kualitas umat melalui Gerakan Satu Masjid Satu Perpustakaan yang sudah digulirkan sejak tahun 2022. “Saya berharap perpustakaan yang ada di setiap masjid dapat memotivasi ibu-ibu untuk membacakan buku, khususnya yang berisi kisah sejarah para nabi, kepada anak-anak mereka sebelum tidur,” ujarnya penuh harap.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Gerakan Ibu Membacakan Buku kepada Anak Sebelum Tidur baru saja diluncurkan pada Kamis, 26 Juni 2025, dalam acara yang melibatkan para Bunda PAUD dan Bunda Literasi se-Kabupaten Maros. Sebagai bagian dari peresmian, Chaidir Syam juga menyerahkan bantuan buku secara simbolis kepada pengurus Masjid Ar-Rahim.
Penyerahan bantuan buku tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Maros, Ketua Umum DPC AMTI dr. Hj. Maryam Haba, M.Kes., serta Kepala Badan Nasional Literasi Masjid dari Pengurus Pusat IKA BKPRMI sekaligus Penggerak Literasi Masjid Kabupaten Maros, Bachtiar Adnan Kusuma.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IKA BKPRMI, Ir. Zaenal Fachmi Alamry, M.M., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Kabupaten Maros di bawah kepemimpinan Bupati Chaidir Syam yang telah menjadi percontohan nasional dalam pelaksanaan Gerakan Satu Masjid Satu Perpustakaan. Gerakan yang diluncurkan secara resmi di Perpustakaan Nasional pada 14 Mei 2022 ini dinilai berhasil menggerakkan literasi masyarakat berbasis jamaah masjid.
“Melalui kolaborasi antara Pemerintah Daerah Maros bersama PD IKA BKPRMI Maros serta realisasi MoU antara Pengurus Pusat IKA BKPRMI dan Perpusnas RI, Kabupaten Maros telah menjadi contoh sinergi umat dan ulil amri dalam mengembangkan gerakan ini. Kami berharap semangat dan keberhasilan ini bisa menjadi teladan yang dapat diterapkan di provinsi maupun kabupaten/kota lain di seluruh Indonesia,” ujar Zaenal Fachmi Alamry saat ditemui di Jakarta pada Senin (30/6/2025).
Dengan langkah strategis ini, Kabupaten Maros tidak hanya berkontribusi dalam meningkatkan kualitas literasi masyarakat, tetapi juga memperkuat pengembangan nilai keagamaan di tengah masyarakat melalui perpustakaan masjid. Inisiatif ini diharapkan akan terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang.
Tentang Gerakan Satu Masjid Satu Perpustakaan
Gerakan Satu Masjid Satu Perpustakaan merupakan program nasional yang bertujuan menanamkan budaya literasi berbasis majelis taklim dan jamaah masjid. Program ini mendorong setiap masjid menyediakan ruang perpustakaan yang dapat diakses oleh jamaah, terutama anak-anak dan ibu-ibu, sebagai sarana pendidikan dan pembelajaran literasi keagamaan dan umum.
Dengan dukungan pemerintah daerah serta organisasi masyarakat seperti IKA BKPRMI dan AMTI, gerakan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara institusi keagamaan dan pendidikan di seluruh Indonesia.











