Close Menu
Asatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bocah Enam Tahun Meninggal Di Kolam Renang, Pihak Keluarga Korban Minta Pertanggungjawaban Pengelolah!

September 16, 2026

Darurat Energi: PMII Maros Berikan Alarm Keras Pemkab Dan DPRD Maros!

September 12, 2026

BBM Langka, Warga Maros Mulai Ricuh: KNPI Maros Desak Pemda Jangan Tunggu Konflik Meluas

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Bocah Enam Tahun Meninggal Di Kolam Renang, Pihak Keluarga Korban Minta Pertanggungjawaban Pengelolah!
  • Darurat Energi: PMII Maros Berikan Alarm Keras Pemkab Dan DPRD Maros!
  • BBM Langka, Warga Maros Mulai Ricuh: KNPI Maros Desak Pemda Jangan Tunggu Konflik Meluas
  • SK Dibekukan, Pengurus DPD II KNPI Maros Angkat Bicara!
  • Puluhan Pedagang UMKM Jalbar Mamminasata Akan Di Tertibkan, Adhy Baskoro: Kami Butuh Dibina, Bukan Dibinasakan!
  • Listrik Mati, Aktivitas Warga Terganggu: HPPMI Maros Tagih Kompensasi PLN
  • Gerakkan Semangat Gotong Royong, Karang Taruna Maros Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih
  • SMSI Maros Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Bontoa Terdampak Kekeringan
Facebook X (Twitter) Instagram
Asatu MediaAsatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI
Asatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI
Home»OPINI»Tahun 2025, Masa Depan Kalian Apa?
OPINI

Tahun 2025, Masa Depan Kalian Apa?

By Februari 1, 2025
WhatsApp Facebook Copy Link Email
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Masa depan kalian ?

A1 MEDIA – Waktu sy kuliah dulu, 20 tahun lebih lalu, saya mendengarkan anekdot. Saya tulis ulang versi singkatnya.

Baca Juga:Jurnalisme di Tahun 2025: Harapan Baru untuk Para Penjaga Kebenaran

Seorang lulusan Harvard dengan bangga pulang dari tempat wisuda, lengkap dengan toga dan ijasah. Dia naik taksi. Di perjalanan, sopir taksi nanya, ‘Dik, habis wisuda ya?’ Lulusan itu mengangguk, ‘Iya, Pak. Saya lulusan Harvard.’ Jawabnya dengan bangga. ‘Wah selamat ya.’ Timpal sopir. Lulusan tersenyum lebar, lantas dia basa-basi nanya, ‘Bapak dulu pernah kuliah?’ Sopir ikut mengangguk, ‘Iya, sy dulu juga lulusan Harvard.’ Sarjana baru itu terdiam.

Kabar baiknya, 20 tahun lalu, saat sy lulus kuliah, sarjana baru itu relatif tdk susah nyari pekerjaan. Belum lulus pun berebut yg mau rekrut akuntan lulusan FEUI (kampus saya dulu). Jadi tinggal cap cip cup, mau yang mana. Bahkan bisa pindah-pindah pekerjaan tiap enam bulan.

Baca Juga:Tantangan Zaman : Paradoks Media Digital

Kenapa mudah cari pekerjaan? Namanya juga 20 tahun lalu, lulusan sarjana masih terbatas di Indonesia. Kampus-kampus juga menerima mahasiswa terbatas, dulu, kamu mau kuliah wajib lulus UMPTN, jalurnya cuma 2 sama jalur prestasi PMDK. Tidak kayak zaman sekarang, ada jalur mandiri, jalur ordal, jalur suap.

Hari ini, kampus-kampus berebut menerima mahasiswa sebanyak mungkin. Mau kampus negeri, mau kampus swasta, dus, lulusan sarjana banjir. Sementara lowongan pekerjaan itu-itu saja. Karena memang perekonomian kita itu 20 tahun terakhir B saja. Kecuali jika tumbuh di atas 7%. Maka, hari ini, ada 800.000 lebih sarjana nganggur. Crazy.

Kasihan lihatnya. Anak muda, yang telah mengirim puluhan surat lamaran, mengikuti test dimana-mana berkali kali, berkali kali, berkali kali, tetap belum menemukan pekerjaan. Kalaupun akhirnya bekerja, terpaksa saja, daripada nganggur. Terima apa adanya. Anak muda yg madesu…!

Baiklah, saya tidak akan berpanjang lebar membahas detailnya, nanti kalian tambah sedih, karena sarjana menganggur ini ada di mana2. Belum lagi lulusan SMA menganggur. Di negeri ini 7 juta lebih penduduknya nganggur.

Sy ingin membahas sesuatu yang lebih penting. Apa itu? Pola pikir. Here we go, mari kita renungkan hal-hal berikut:

1. Adik-adik sekalian, sekolah atau kuliah itu bukan akhir dari perjuangan.

Kalian rebutan masuk sekolah-sekolah bagus, kampus-kampus bagus, ada yg sampai bikin surat palsu, nyuap, dll, maka ketahuilah, sekolah/kampus itu bukan tujuan akhir. Wah keliru fatal jika kalian merasa kuliah di Harvard menjamin masa depan. Nooo. Karena sungguh, sekolah/kuliah itu memang bukuan akhir dari perjuangan. Sama kayak nikah, wah kata siapa nikah itu adalah akhir sebuah hubungan? Itu tuh bahkan baru dimulai. Syukur-syukur kalian dapat sekolah/kampus bagus, alhamdulillah, tapi itu bukan kunci segala kunci. Pun yg sekolahnya jelek, selow saja.

2. Sekolah/kampus itu tempat menyerap banyak hal

Kalian sekolah/kuliah biar dapat ijasah? Aduh. Ini sih pola pikir bahuela. Kalian sekolah/kuliah agar dapat nilai bagus? Nooo! Kita sekolah/kuliah itu untuk menyerap banyak hal. Belajar banyak hal. Baik itu pelajaran formalnya, maupun kegiatan-kegiatan ekskul, berorganisasi, dll. Mata kuliah itu bukan cuma sekadar dengerin dosen, ngerjain tugas, ujian, selesai. Sekolah itu bukan cuma datang pagi, pulang sore. Masa’ 16 tahun total sekolah/kuliah cuma gitu-gitu saja. Nah, kabar baiknya, jika kalian benar-benar komit pengin belajar sebaik-baiknya di sekolah, maka nilai kalian biasanya otomatis akan keren. Jadi jangan terbalik, ini malah hanya fokus ke nilai, ijasah. Saat kuliah itu, bahkan kalian bisa punya teman mendaki gunung, lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudera. Lah, kok lucu, kuliah 4 tahun cuma di kampus tok.

3. Pekerjaan di dunia ini buanyak sekali jenisnya.

Ayolah, sejak kalian sekolah/kuliah berhentilah pola pikir: sy mau jadi pegawai. ASN, PNS, karyawan BUMN, pegawai perusahaan multinasional. Itu tuh pola pikir kuno. Lantas apa yg ada di kepala kita? Setelah lulus sy ingin melakukan sesuatu yg keren, bermanfaat bagi banyak orang, menginspirasi syukur-syukur. daaan duitnya banyaaak. Seru kan? Tapi jadi apa dong? Pikirkanlah saat kalian masih sekolah/kuliah tsb. Mau jadi apa besok, pikirkan? Serap pengetahuan darimana pun, ketemu banyak orang yg mungkin bisa membuka wawasanmu, nanti akan ketemu sendiri. Kalau nggak ketemu? Karena kamu masih fokus saja ke nilai, ijasah, lulus.

4. Terakhir, kongkrit.

Sudahlah nganggur, eh hari demi hari hanya diisi main HP, main gadget, main medsos, nonton, hal-hal yg entah apa manfaatnya? Santai sekali hidupnya, seolah dia punya bapak atau mertua kayak tukang meubel, dan dia bisa dapat jatah jadi calon walikota, cawapres, calon gubernur. Kita itu hidupnya tidak seberuntung itu. 99,999999% kita itu harus berjuang. Jadi, ayo kongkrit. Pikirkan sesuatu, lantas kerjakan. Produktif gitu loh. Memangnya masa depanmu akan datang sendiri saat kamu cuma rebahan scroll scroll, klik klik. Sambil sibuk nyinyirin siapalah.

Nah, jika kalian sejak sekolah/kuliah sudah punya pola pikir begini, terus berusaha kongkrit produktif, kalian insya Allah tidak akan menambah daftar pengangguran. Pun saat kalian kerja di bidang yang dilihat orang lain tidak keren, kalian tetap bisa menjadi terbaik di sana. Karena pola pikir kalian sudah oke.

Jangan terbalik sekali melihat dunia ini. Kamu kira jadi komisaris BUMN itu keren? Belum tentu. Sebagian besar orang-orang ini menunduk-menunduk, terbirit-birit saat bertemu politisi, apa kerennya. Sebagian besar orang-orang ini tidak ada kompetensinya, cuma jalur ordal. Mending cukup jadi nelayan (misalnya), tapi hidup merdeka saat melaut, karena itulah pilihan hidup kita. Karena sejak kuliah kita sdh memikirkannya. Saya pengen jadi nelayan keren biar kayak One Piece. Boleh-boleh saja, sah-sah saja.

Pola pikir terbaik akan membuat kalian memahami hakikat kehidupan. Bukan malah dibutakan oleh ukuran-ukuran dunia yg menipu.

Oleh : Tere Liye, penulis novel ‘OMON-OMON’

Share. WhatsApp Facebook Twitter Email Telegram

Berita Terkait

Opini: KHITTAH NU DAN MASA DEPAN NU, Menimbang Kembali Arah Perjuangan Nadhlatul Ulama di Tengah Penentuan Kepemimpinan!

Agustus 29, 2026

81 Tahun Indonesia Merdeka: Ketika Seremonial Harus Berubah Menjadi Refleksi dan Keberpihakan kepada Rakyat

Agustus 17, 2026

Daerah Aliran Sungai dan Bangunan Padat Penduduk: Antara Kebutuhan Hidup dan Ancaman Pencemaran

Desember 27, 2025
Top Posts

Puluhan Pedagang UMKM Jalbar Mamminasata Akan Di Tertibkan, Adhy Baskoro: Kami Butuh Dibina, Bukan Dibinasakan!

September 7, 2026486

Retribusi Bahu Jalan Dipersoalkan, Puluhan UMKM Maros Keluhkan Dugaan Tagihan Bulanan Pihak Ketiga, Dishub Diminta Buka Dasar Hukumnya

September 3, 2026140

SK Dibekukan, Pengurus DPD II KNPI Maros Angkat Bicara!

September 9, 2026108

Meriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-81, Warga RW 06 dan RW 08 Kelurahan Bontoa Kec. Mandai Gelar Berbagai Lomba

Agustus 17, 202670
Don't Miss
NEWS

Bocah Enam Tahun Meninggal Di Kolam Renang, Pihak Keluarga Korban Minta Pertanggungjawaban Pengelolah!

By A1 MediaSeptember 16, 20260

A1 MEDIA MAROS – Duka mendalam atas berpulangnya ABS, bocah enam tahun murid Sekolah Alam…

Darurat Energi: PMII Maros Berikan Alarm Keras Pemkab Dan DPRD Maros!

September 12, 2026

BBM Langka, Warga Maros Mulai Ricuh: KNPI Maros Desak Pemda Jangan Tunggu Konflik Meluas

September 11, 2026

SK Dibekukan, Pengurus DPD II KNPI Maros Angkat Bicara!

September 9, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

A1 Media
A1 Media

PENERBIT: PT MEDIA MARAK GRUP
AHU: 0001208.AH.01.01 TAHUN 2023
NIB: 3107220006806
NPWP: 85.901.397.1.809.000

Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Bocah Enam Tahun Meninggal Di Kolam Renang, Pihak Keluarga Korban Minta Pertanggungjawaban Pengelolah!

September 16, 2026

Darurat Energi: PMII Maros Berikan Alarm Keras Pemkab Dan DPRD Maros!

September 12, 2026

BBM Langka, Warga Maros Mulai Ricuh: KNPI Maros Desak Pemda Jangan Tunggu Konflik Meluas

September 11, 2026
Most Popular

Puluhan Pedagang UMKM Jalbar Mamminasata Akan Di Tertibkan, Adhy Baskoro: Kami Butuh Dibina, Bukan Dibinasakan!

September 7, 2026486

Retribusi Bahu Jalan Dipersoalkan, Puluhan UMKM Maros Keluhkan Dugaan Tagihan Bulanan Pihak Ketiga, Dishub Diminta Buka Dasar Hukumnya

September 3, 2026140

SK Dibekukan, Pengurus DPD II KNPI Maros Angkat Bicara!

September 9, 2026108
© 2026 A1 Media by Asatumedia.
  • Tentang Kami & Karir
  • Copyright
  • Redaksi A1 Media
  • Homepage

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.