Close Menu
Asatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

PWI Sulsel Tetapkan Plt Ketua di Empat Kabupaten untuk Jaga Roda Organisasi

Oktober 21, 2026

Peternak Ayam di Kec.Bontoa Maros Diciduk Polisi Terkait Jaringan Sabu

Oktober 20, 2026

DPRD Gowa Segera Proses Pengangkatan Darmawangsyah Muin Jadi Bupati Definitif

Oktober 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • PWI Sulsel Tetapkan Plt Ketua di Empat Kabupaten untuk Jaga Roda Organisasi
  • Peternak Ayam di Kec.Bontoa Maros Diciduk Polisi Terkait Jaringan Sabu
  • DPRD Gowa Segera Proses Pengangkatan Darmawangsyah Muin Jadi Bupati Definitif
  • Golkar Maros Rampungkan Tahapan Musda XI, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 23 Oktober
  • HNSI Maros MUSCAB, Kadis Perikanan Maros semoga ini bisa menjawab Kelangkaan BBM Solar Bagi Nelayan
  • TP-PKK Maros Kunker ke Parepare, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Program
  • Pertemuan Rutin DWP Maros Diisi Edukasi Kesehatan dan Arisan Bulanan
  • Tujuh Medali Dibawa Pulang Maros, Trail Run Camba Jadi Panggung Atlet Lokal
Facebook X (Twitter) Instagram
Asatu MediaAsatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI
Asatu Media
  • HOME
  • NEWS
  • INFO DESA
  • NASIONAL
  • PEMERINTAHAN
  • DAERAH
  • EKOBIS
  • INFRASTRUKTUR
  • KRIMINAL
  • OPINI
  • TNI POLRI
Home»OPINI»Daerah Aliran Sungai dan Bangunan Padat Penduduk: Antara Kebutuhan Hidup dan Ancaman Pencemaran
OPINI

Daerah Aliran Sungai dan Bangunan Padat Penduduk: Antara Kebutuhan Hidup dan Ancaman Pencemaran

By Desember 27, 2025
WhatsApp Facebook Copy Link Email
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

A1 MEDIA – Daerah aliran sungai (DAS) telah sejak lama menjadi titik kumpul masyarakat karena menyediakan sumber air yang penting untuk kehidupan, pertanian, dan perekonomian. Namun, seiring dengan pertumbuhan penduduk yang cepat, bangunan padat mulai menempati lahan di sepanjang tepi sungai, menciptakan keseimbangan yang rapuh antara kebutuhan masyarakat dan kelestarian sumber daya air. Fakta bahwa “dimana ada sungai, disitu ada bangunan masyarakat” tidak hanya menggambarkan ketergantungan manusia pada air, tetapi juga menyoroti risiko besar pencemaran sungai yang timbul dari aktivitas manusia di sekitarnya.

Pertama-tama, bangunan padat di sepanjang DAS menimbulkan masalah pencemaran melalui limbah domestik. Di banyak daerah, terutama di perkotaan dan pemukiman padat yang kurang memiliki prasarana sanitasi yang memadai, limbah cair dari rumah tangga, tempat usaha, dan fasilitas umum seringkali dibuang langsung ke sungai tanpa pengolahan. Limbah ini mengandung zat organik, nitrogen, fosfor, dan bahan kimia lainnya yang dapat merusak kualitas air, membunuh makhluk hidup di dalamnya, dan membuat air tidak layak untuk dikonsumsi. Misalnya, di beberapa kota di Indonesia, sungai yang dulunya menjadi sumber air bersih kini berubah warna karena limbah domestik, sehingga masyarakat harus menghabiskan biaya lebih untuk mendapatkan air bersih.

Baca Juga:Jurnalisme di Tahun 2025: Harapan Baru untuk Para Penjaga Kebenaran

Kedua, aktivitas ekonomi di daerah padat penduduk juga berkontribusi pada pencemaran sungai. Industri, pertanian skala kecil yang menggunakan pupuk dan pestisida, serta perdagangan yang berlangsung di sekitar DAS seringkali menghasilkan limbah yang berbahaya. Industri misalnya dapat membuang limbah logam berat, zat kimia beracun, dan limbah panas ke sungai, sedangkan pupuk dan pestisida dari lahan pertanian dapat larut ke dalam air saat hujan dan masuk ke aliran sungai. Hal ini tidak hanya merusak ekosistem sungai, tetapi juga membahayakan kesehatan manusia yang mengonsumsi ikan dari sungai atau menggunakan airnya untuk keperluan sehari-hari.

Selain itu, bangunan padat juga menyebabkan hilangnya lahan hijau dan peningkatan limpasan permukaan, yang memperparah pencemaran. Tanaman dan tanah liat di lahan hijau berfungsi sebagai filter alami yang menangkap kotoran sebelum masuk ke sungai. Namun, ketika lahan tersebut dibangun menjadi rumah, gedung, atau jalan raya, limpasan air hujan menjadi lebih cepat dan membawa kotoran, lumpur, dan bahan berbahaya langsung ke aliran. Hal ini menyebabkan peningkatan kecepatan aliran sungai, banjir, dan penumpukan lumpur di dasar sungai, yang selanjutnya merusak kualitas air dan habitat makhluk hidup air.

Baca Juga:Tantangan Zaman : Paradoks Media Digital

Meskipun demikian, masalah pencemaran sungai akibat bangunan padat penduduk tidaklah tak teratasi. Pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk mengambil langkah-langkah pencegahan, seperti membangun prasarana sanitasi yang memadai, menerapkan aturan tentang pembuangan limbah industri dan pertanian, serta melestarikan lahan hijau di sepanjang DAS. Masyarakat juga perlu diberikan pendidikan tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai dan cara-cara mengurangi pencemaran. Dengan langkah-langkah ini, kita dapat memastikan bahwa daerah aliran sungai tetap menjadi sumber daya yang berharga untuk generasi mendatang, tanpa harus mengorbankan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

Kesimpulnya, hubungan antara daerah aliran sungai dan bangunan padat penduduk adalah hubungan yang kompleks, di mana ketergantungan manusia pada air beriringan dengan risiko pencemaran. Meskipun bangunan padat di sekitar sungai memberikan manfaat bagi masyarakat, kita juga harus menyadari dampaknya terhadap lingkungan dan mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi sumber daya air. Hanya dengan cara ini, kita dapat menciptakan keseimbangan yang berkelanjutan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam.

Oleh: Abustan Djunaidi (Ketua PC GP Ansor Kab.Maros)

Share. WhatsApp Facebook Twitter Email Telegram

Berita Terkait

Opini: KHITTAH NU DAN MASA DEPAN NU, Menimbang Kembali Arah Perjuangan Nadhlatul Ulama di Tengah Penentuan Kepemimpinan!

Agustus 29, 2026

81 Tahun Indonesia Merdeka: Ketika Seremonial Harus Berubah Menjadi Refleksi dan Keberpihakan kepada Rakyat

Agustus 17, 2026

Bencana Akibat Tangan Manusia dan Pelajaran dari Kisah Nabi Nuh dalam Al-Qur’an

Desember 26, 2025
Top Posts

Puluhan Pedagang UMKM Jalbar Mamminasata Akan Di Tertibkan, Adhy Baskoro: Kami Butuh Dibina, Bukan Dibinasakan!

September 7, 2026506

487 Pengurus Cabang HIMPAUDI se-Kabupaten Maros Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

September 30, 2026171

SD Quratu Ayun Jadi Sekolah Pertama di Maros yang Tertibkan KIA, Sekitar 500 Siswa Terlayani

September 25, 2026154

Retribusi Bahu Jalan Dipersoalkan, Puluhan UMKM Maros Keluhkan Dugaan Tagihan Bulanan Pihak Ketiga, Dishub Diminta Buka Dasar Hukumnya

September 3, 2026142
Don't Miss
DAERAH

PWI Sulsel Tetapkan Plt Ketua di Empat Kabupaten untuk Jaga Roda Organisasi

By A1 MediaOktober 21, 20260

A1 MEDIA MAKASSAR — Suasana santai di Warkop Kopi Setia, Jalan Irian, Kota Makassar, mendadak…

Peternak Ayam di Kec.Bontoa Maros Diciduk Polisi Terkait Jaringan Sabu

Oktober 20, 2026

DPRD Gowa Segera Proses Pengangkatan Darmawangsyah Muin Jadi Bupati Definitif

Oktober 16, 2026

Golkar Maros Rampungkan Tahapan Musda XI, Pendaftaran Calon Ketua Dibuka 23 Oktober

Oktober 16, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

A1 Media
A1 Media

PENERBIT: PT MEDIA MARAK GRUP
AHU: 0001208.AH.01.01 TAHUN 2023
NIB: 3107220006806
NPWP: 85.901.397.1.809.000

Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

PWI Sulsel Tetapkan Plt Ketua di Empat Kabupaten untuk Jaga Roda Organisasi

Oktober 21, 2026

Peternak Ayam di Kec.Bontoa Maros Diciduk Polisi Terkait Jaringan Sabu

Oktober 20, 2026

DPRD Gowa Segera Proses Pengangkatan Darmawangsyah Muin Jadi Bupati Definitif

Oktober 16, 2026
Most Popular

Puluhan Pedagang UMKM Jalbar Mamminasata Akan Di Tertibkan, Adhy Baskoro: Kami Butuh Dibina, Bukan Dibinasakan!

September 7, 2026506

487 Pengurus Cabang HIMPAUDI se-Kabupaten Maros Resmi Dilantik, Bupati Tekankan Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

September 30, 2026171

SD Quratu Ayun Jadi Sekolah Pertama di Maros yang Tertibkan KIA, Sekitar 500 Siswa Terlayani

September 25, 2026154
© 2026 A1 Media by Asatumedia.
  • Tentang Kami & Karir
  • Copyright
  • Redaksi A1 Media
  • Homepage

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.